Tanjungpinang, mejaredaksi – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah memastikan ketersediaan energi maupun kebutuhan pokok masih dalam kondisi aman.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga, termasuk pasokan BBM yang tersedia bagi masyarakat. Ia mengingatkan warga agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Jadi kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi panic buying,” kata Tito saat berkunjung ke Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).
Menurut Tito, pemerintah pusat juga telah menginstruksikan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk segera melakukan koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna memastikan kelancaran distribusi logistik, baik pangan maupun energi.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus bergerak cepat melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait agar pasokan tetap terjaga hingga masa libur Lebaran.
“Kepala daerah sudah harus rapat dan koordinasi bersama distributor serta pengusaha memastikan kesiapan pasokan pangan,” ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan logistik, pemerintah juga memberi perhatian pada aspek keamanan selama arus mudik dan libur Lebaran. Tito meminta kepala daerah tetap berada di wilayah tugasnya pada 14 hingga 28 April untuk memantau kondisi harga dan kenyamanan masyarakat secara langsung.
Pengamanan jalur mudik dan destinasi wisata juga menjadi prioritas guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman selama periode libur panjang tersebut.
“Rasa aman dan nyaman harus dihadirkan untuk masyarakat, untuk itu lakukan pengamanan di arus mudik dan lokasi wisata,” pungkasnya.






