Tanjungpinang, mejaredaksi – Upaya memperkuat daya tarik wisata Kota Tanjungpinang terus dilakukan. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pinjam pakai lahan seluas 6.643 meter persegi di Kawasan Gurindam 12 untuk mendukung penataan lanjutan kawasan tersebut.
Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, dan Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, Bayu Aji, di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Jumat (19/6/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pengembangan Gurindam 12 sebagai ruang publik modern sekaligus destinasi wisata perkotaan yang merepresentasikan identitas budaya Melayu.
Sekdaprov Kepri Misni mengatakan, posisi strategis Kepulauan Riau yang berada di jalur pelayaran internasional menjadi modal besar dalam mengembangkan sektor pariwisata. Namun, peningkatan kualitas destinasi harus terus dilakukan melalui penataan kawasan, penguatan amenitas, aksesibilitas, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
“Kami berharap Kawasan Gurindam 12 dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang produktif, ruang interaksi sosial yang inklusif, sekaligus destinasi wisata perkotaan yang mencerminkan identitas budaya Melayu dan kemajuan Kepulauan Riau,” ujar Misni.
Ia menambahkan, tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri terus menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang Januari–April 2026 tercatat sebanyak 626.278 wisatawan mancanegara berkunjung ke Kepri, meningkat 12,93 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Bayu Aji menegaskan pemerintah pusat siap memperkuat kolaborasi dengan Pemprov Kepri dalam membangun destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kami melihat Kepulauan Riau memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang sebagai destinasi unggulan nasional maupun internasional. Kolaborasi yang kuat perlu terus dibangun agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata semakin dirasakan masyarakat,” kata Bayu.








