Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyatukan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mengejar percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Natuna, Kepulauan Anambas, dan Tanjungpinang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyelesaian lahan, dukungan teknis, hingga proses administrasi, dapat berjalan secara maksimal.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan kerja bersama berbagai instansi, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, serta satuan kerja terkait lainnya.
“Kami dengan Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, dan semua dinas terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat bagaimana Sekolah Rakyat ini bisa secepatnya terbangun,” ucapnya usai pelaksaan Rapat Koordinasi, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, di tengah upaya percepatan tersebut, pembangunan Sekolah Rakyat masih menghadapi tantangan pada tahapan lelang.
Hingga saat ini, proses lelang telah dilakukan sebanyak lima kali, namun belum menghasilkan pemenang sehingga pemerintah kembali membuka lelang baru.
Meski demikian, Pemprov Kepri tetap mengebut kesiapan lahan di daerah yang menjadi lokasi pembangunan.
Kabupaten Natuna disebut telah menuntaskan seluruh proses persiapan lahan, sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kota Tanjungpinang hanya menyisakan beberapa tahapan akhir.
“Harapan kami, kerja sama ini menjadi kekuatan untuk mempercepat penyelesaian kesiapan lahan. Targetnya pada minggu kedua Juli seluruh proses land clearing sudah selesai tanpa pengecualian,” tutupnya. (Adv)






