Penuhi Kebutuhan Daging Segar Jelang Lebaran, 25 Ekor Sapi Anambas Tiba di Tanjungpinang

Tanjungpinang, MR – Sebanyak 25 ekor sapi didatangkan dari Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memenuhi kebutuhan daging segar masyarakat Tanjungpinang yang diyakini akan meningkat jelang Idul Fitri 1444 H.

Sebanyak 25 ekor sapi asal Anambas ini tiba di Pelabuhan Tanjungunggat, Tanjungpinang, Sabtu (8/4/2023) siang.

Sapi yang tiba tersebut telah dilakukan pemeriksaan oleh pejabat Karantina Pertanian Wilayah Kerja Sri Payung.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen dan pemeriksaan fisik.

Selain itu juga dilakukan desinfeksi terhadap sapi, kapal dan kendaraan penjemput.

Desinfeksi bertujuan untuk menghilangkan dan membunuh sumber penyakit yang kemungkinan dapat terbawa oleh media pembawa dan alat angkut.

“Sehingga desinfeksi sangat diperlukan sebagai salah satu upaya mencegah masuk dan tersebarnya HPHK ,” ujar Dorisman, dokter hewan yang bertugas melaksanakan pemeriksaan.

Menurutnya, pencegahan penyakit tidak hanya penyakit mulut dan kuku, namun terhadap penyakit hewan lain juga yang perlu diwaspadai.

“Salah satunya Lumpy Skin Disease (LSD) yang dapat ditularkan oleh vektor,” tambah Dorisman.

Vektor penyakit adalah serangga atau organisme hidup lain pembawa agen infeksius dari suatu individu terinfeksi ke individu rentan.

Pada hewan ternak salah satu vektor penyakit yang harus diwaspadai adalah lalat dan serangga lainnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan dinyatakan sehat, sapi-sapi diturunkan dari kapal, untuk dibawa ke kandang peternak.

Tiga hari ke depan, Pejabat Karantina dan Pejabat Otoritas Veteriner akan melakukan monitoring dan pengawasan di kandang, untuk memastikan kesehatan sapi-sapi tersebut.

“Datangnya sapi dari Anambas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daging segar di Tanjungpinang,” ujar Aris Hadiyono, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang.

Karantina bersama instansi terkait disebut Aris akan terus memberikan pelayanan prima, demi kelancaran kebutuhan pangan di Tanjungpinang.

Penulis / Editor: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *