PPKM Turun ke Level 1, Kepri Menuju Zero Kasus Covid-19

Ilustrasi – Petugas gabungan melakukan penyekatan pada PPKM level 4 di wilayah perbatasan Tanjungpinang dan Bintan, beberapa bulan lalu. (Foto/redaksi)

Tanjungpinang, MR – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menuju zero kasus Covid-19, setelah pemerintah pusat mengumumkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Senin (4/10/2021).

Dalam video conference, Airlangga menetapkan status PPKM di Provinsi Kepri menjadi PPKM level 1, yang sebelumnya level 3. Penurunan level PPKM di Provinsi Kepri tersebut, selaras dengan hasil asesmen situasi Covid-19 yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebelumnya.

“Kepulauan Riau (Kepri) turun ke level 1 dan Kalimantan Timur turun ke level 2, terhitung mulai 5 Oktober hingga 11 Oktober 2021,” ungkap Airlangga yang ditayangkan diakun YouTube Sekretariat Presiden.

Melalui data Kemenkes tersebut disampaikan, untuk pelaksanaan testing di Provinsi Kepri sudah masuk dalam kategori memadai. Sama halnya, dengan pelaksanaan tracing dan treatment yang juga sudah masuk dalam kategori memadai.

Sementara itu, dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang masih menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kepri dengan asesmen situasi Covid-19 tingkat 1.

Sedangkan, lima kabupaten/kota lainnya, yakni, Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Kepulauan Anambas dengan asesmen situasi Covid-19 tingkat 2. Hanya Kabupaten Natuna yang pada 30 September 2021 berada asesmen situasi Covid-19 tingkat 2, pada 2 Oktober 2021 naik menjadi level 3.

Terkait hal tersebut, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudsiana mengatakan penurunan level berdasarkan hasil asesmen Kemenkes tersebut tak lepas dari upaya keras dari seluruh pemangku kebijakan di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri.

Salah satunya yakni, pelaksanaan tracing di sejumlah daerah di Kepri yang sudah mulai maksimal. Selain itu, jumlah kasus konfirmasi positif di Kepri juga saat ini sudah sangat jauh menurun.

Hal ini dilihat dari positivity rate di Provinsi Kepri yang sudah berada di angka 0.47 persen. “Kalau situasi ini dapat terus terjaga. Kita optimis, kita dapat turun ke level 2,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengambil kebijakan dengan membebaskan test antigen bagi masyarakat yang akan bepergian khususnya dilingkup Provinsi Kepri.

“Alhamdulillah Sekarang kita sudah masuk di level 2, dan seperti janji saya, setelah kita berhasil turun level 2 maka bepergian antar daerah di Kepri sudah bebas antigen,” kata Ansar belum lama ini.

Ansar melanjutkan, kebijakan peniadaan test antigen ini akan diberlakukan mulai, Senin, 4 Oktober 2021. Dan meskipun test antigen sudah ditiadakan, syaratnya masyarakat harus sudah di vaksin dosis 1 dan 2.

“Harus sudah vaksin dosis ke-2 merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi masyarakat. Makanya, sampai sekarang program vaksinasi kita gesa terus,” tutupnya. Bar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *