Tanjungpinang,mejaredaksi – Kota Tanjungpinang pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Kepulauan Riau Tahun 2026 dengan memuncaki klasemen sementara perolehan medali.
Kontingen Tanjungpinang mengoleksi 12 medali emas, 7 perak, dan 7 perunggu atau total 26 medali, sekaligus membuka peluang besar untuk merebut gelar juara umum.
Capaian tersebut sebagian besar ditopang oleh penampilan gemilang atlet cabang olahraga atletik yang menjadi lumbung medali emas bagi Tanjungpinang.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tanjungpinang, Ruly Priadi, mengaku bersyukur atas hasil sementara yang diraih para atlet.
Menurutnya, kerja keras seluruh kontingen mulai membuahkan hasil sesuai target yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah,untuk sementara Tanjungpinang masih memimpin perolehan medali,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (06/7/2027).
Selain atletik, Tanjungpinang juga menambah perolehan medali dari cabang tenis meja. Pada nomor tunggal putra, atlet Tanjungpinang berhasil menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu.
Ia menjelaskan, peluang menambah medali masih terbuka lebar. Bahkan, pada cabang tenis lapangan nomor tunggal putra, Tanjungpinang dipastikan telah mengamankan satu medali perak karena babak semifinal mempertemukan sesama atlet Tanjungpinang.
“Mudah-mudahan hari ini ada atlet yang lolos ke final. Untuk tenis lapangan tunggal putra, karena semifinal mempertemukan sesama atlet Tanjungpinang, kami sudah mengamankan satu medali perak dan satu atlet akan tampil di final,” ujarnya.
Ia mengatakan sejak awal kontingen Tanjungpinang memang menargetkan menjadi juara umum POPDA X Kepri 2026. Menurutnya, peluang tersebut lebih terbuka dibanding tahun sebelumnya karena pelaksanaan pertandingan berlangsung di lokasi yang dinilai lebih netral.
“Kami memang sejak awal menargetkan menjadi juara umum. Peluang itu cukup terbuka karena penyelenggaraan kali ini berlangsung di tempat yang lebih netral,” ungkapnya.
Meski memimpin klasemen sementara, Ruly menilai persaingan masih panjang. Cabang olahraga pencak silat dan renang menjadi penentu karena masih menyediakan banyak nomor yang diperebutkan.
“Kalau kami bisa meraih minimal 50 persen medali dari pencak silat dan renang, Insya Allah gelar juara umum akan menjadi milik Tanjungpinang,” tegasnya.
Tak hanya itu, harapan juga datang dari cabang sepak bola. Tim sepak bola Tanjungpinang telah mengantongi dua kemenangan dan dijadwalkan menghadapi Kabupaten Lingga.
“Mudah-mudahan sore ini kami bisa mengalahkan Lingga dan meraih juara pertama atau medali emas di cabang sepak bola,” harap Ruly.
Berdasarkan klasemen sementara hingga pembaruan pada 5 Juli 2026 pukul 19.45 WIB, Tanjungpinang berada di posisi teratas dengan raihan 12 emas, 7 perak, dan 7 perunggu (26 medali). Kabupaten Lingga menempati peringkat kedua dengan 5 emas, 7 perak, dan 5 perunggu (17 medali), sementara Kota Batam berada di posisi ketiga dengan 4 emas, 7 perak, dan 10 perunggu (21 medali).











