Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang angkat bicara terkait video viral keributan antara Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang dengan seorang pelaku UMKM di kawasan Gurindam 12.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menjelaskan insiden tersebut bermula dari persoalan penempatan lapak saat proses relokasi pedagang berdasarkan hasil undian.
Menurut Zulhidayat, berdasarkan laporan yang diterimanya dari jajaran BUMD, istri pelaku UMKM telah mengikuti proses pencabutan undian dan memperoleh lokasi berdagang yang sah.
Namun, ketika relokasi dilakukan, pedagang tersebut justru menempati lapak yang bukan menjadi haknya.
“Pada saat relokasi, beliau mengambil titik tempat lain sehingga saudara kita yang sesuai hasil undian tidak bisa menempatkan dagangannya,” katanya, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, pihak BUMD telah berupaya mengingatkan agar seluruh pedagang menempati lapak sesuai hasil undian demi menjaga asas keadilan bagi seluruh pelaku UMKM yang mengikuti relokasi.
Namun, keberatan dari pihak yang bersangkutan memicu perdebatan di lapangan hingga akhirnya terjadi adu argumen yang terekam video dan beredar luas di media sosial.
“Saya sudah mengingatkan Direktur, bagaimanapun dinamika di lapangan harus mengedepanlan kesabaran dan menggunakan cara yang humanis,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pedagang tersebut bahkan sempat berupaya menguasai tiga hingga empat lapak yang sebenarnya telah menjadi hak pedagang lain sesuai hasil undian.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena seluruh peserta relokasi memiliki hak yang sama untuk memperoleh tempat usaha.
“Kita semua sama-sama mencari rezeki, sehingga kami mendorong agar seluruh pedagang menempati lapak sesuai hasil undian,” tegasnya.
Meski sempat memicu ketegangan, Zulhidayat memastikan situasi di kawasan Gurindam 12 kini telah kembali kondusif.
Pedagang yang bersangkutan disebut telah bersedia menempati lapak sesuai hasil undian sehingga proses relokasi dapat berjalan kembali dengan tertib.
“Alhamdulillah, semuanya sudah terkendali. Yang bersangkutan juga sudah menempati tempat sesuai hasil undian,” pungkasnya.










