Viral Pasien Ditandu Menuju Puskesmas, Kadis Kesehatan Karimun Minta Pelayanan Puskesmas Moro Ditingkatkan

Pasien digotong menuju Puskesmas menggunakan tandu di Kecamatan Moro, Karimun. Foto: Screenshot akun IG wak.celoteh

Karimun, MR – Usai viral foto pasien ditandu dari pelabuhan menuju Puskesmas Moro, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karimun meminta UPT Puskesmas Moro meningkatkan pelayanan khususnya layanan mobil ambulan.

Kepala Dinkes Karimun, Rachmadi mengatakan, telah mengkonfirmasi kepala UPT Puskesmas Moro terkait kebenaran foto yang beredar dan viral di media sosial itu.

“Sudah kami konfirmasi, waktu itu mobil ambulan sedang membawa jenazah, sedangkan mobil ambulan lainnya rusak, sedang di bengkel,” ujar Rachmadi, Jumat (18/2/2023).

Rachmadi juga menyampaikan, terkait keterlambatan penjemputan pasien, pihak Puskesmas seharusnya mempekerjakan sopir ambulan yang berusia muda agar bisa bekerja lebih gesit.

“Kami sudah koordinasi dengan Kepala Puskesmas supaya sopir ambulan diganti dengan usia yang lebih muda, sementara supir saat ini diberi tugas lebih ringan,” lanjutnya.

Kemudian, terkait peristiwa itu, Rachmadi juga berharap agar UPT Puskesmas Moro lebih meningkatkan pelayanannya.

“Saya minta Puskesmas meningkatkan pelayanan. Terkait pasien kami juga turut mengucapkan belasungkawa, jelas Rachmadi.

Peristiwa pasien ditandu secara gotong royong oleh keluarga dan warga sekitar terjadi saat pasien bernama Maimunah (66) dirujuk oleh Bidan Desa Pulau Moro ke Puskesmas Moro untuk mendapatkan perawatan akibat penyakit Paru-paru.

Sebelumnya pihak Puskesmas Moro telah dihubungi untuk menjemput pasien di pelabuhan. Setelah 15 menit menunggu di pelabuhan ambulan tidak kunjung datang.

Pihak keluarga kemudian berinisiatif membawa pasien menggunakan tandu berjalan kaki menuju Puskesmas yang berjarak 400 meter dari pelabuhan.

Maimunah yang mengidap penyakit paru-paru akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Moro.

Penulis: Putra

Editor: Syaifullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *