Tanjungpinang, mejaredaksi – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, resmi membuka Kemilau Nusantara Kepri 2026 di halaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang, Sabtu (13/6/2026).
Pembukaan festival berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat dari berbagai daerah di Kepri, khususnya Kota Tanjungpinang.
Kegiatan menghadirikan beragam pertunjukan seni budaya Nusantara yang melibatkan ratusan seni, pelaku pariwisata, ekonomi kreatif.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan Kemilau Nusantara Kepri 2026 menjadi ruang perjumpaan peradaban yang mempertemukan tradisi dan kebudayaan dalam satu harmoni pembangunan daerah.
“Melalui Kemilau Nusantara, kita mempertemukan tradisi dan kebudayaan dalam satu langkah budaya yang dinamis. Tidak hanya itu identitas Melayu serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat Kepri,” ujarnya

Ia menyebut Kepri terus menunjukkan prestasi di sektor pariwisata dan kebudayaan. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri mencapai sekitar 2,027 juta orang dan menempatkan Kepri di posisi ketiga nasional setelah Bali dan DKI Jakarta.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan Kepri telah menjadi destinasi wisata unggulan yang terus berkembang, didukung berbagai penghargaan di bidang pariwisata dan kebudayaan, termasuk penetapan Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata halal.
“Harapan kami, Kepulauan Riau menjadi hub pariwisata internasional di Pulau Sumatra dan menjadi pintu penghubung bagi wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah lain maupun ke negara tetangga,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pelestarian budaya dan mempromosikan potensi daerah agar semakin dikenal luas.
“Mudah-mudahan Kemilau Nusantara terus menjadi kebanggaan bersama dan membawa Kepri semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.












