Warga Kota Tanjungpinang Membanjiri Malam Puncak Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023

Warga Tanjungpinang membanjiri pelataran Tugu Sirih menyaksikan malam puncak Festival Sumpah Pemuda 2023. Foto: panca

Tanjungpinang, MR – Ribuan masyarakat membanjiri pelataran Tugu Sirih, Taman Gurindam XII,  peringatan hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Sabtu (28/10/2023)

Acara malam puncak yang dikemas dalam Festival Sumpah Pemuda 2023 ini turut dihadiri oleh Gubernur Kepri  Ansar Ahmad, sekaligus menutup acara festival, Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan, FKPD, serta para undangan lainnya.

Ribuan warga Tanjungpinang mengisi hamparan Tugu Sirih dengan antusias. Sebagian dari mereka duduk santai, menikmati berbagai penampilan menarik yang disuguhkan, sementara yang lain menjelajahi stan-stan bazar yang menjual aneka kuliner dari UMKM Tanjungpinang.

Dalam pidatonya, Gubernur Kepri  Ansar Ahmad mengajak seluruh masyarakat Kepri, khususnya generasi muda, untuk mewarisi semangat persatuan pemuda dalam membangun Kepri saat ini.

“Mari kita tanamkan semangat Sumpah Pemuda ini dalam setiap upaya membangun Kepri,” ujar Ansar.

Ansar berharap generasi muda Kepri dapat menjadi motor penggerak yang bersemangat, meningkatkan daya saing, dan berinovasi dalam proses pembangunan Kepri.

Menurut Ansar, semangat pemuda juga dapat membantu Kepri untuk menjadi daerah yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya, sebagaimana yang diimpikan.

“saya percaya, semangat persatuan ini akan mengubah Kepri menjadi tempat yang lebih maju dan lebih baik dari hari ini,” tegas Ansar.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Gubernur Ansar juga memberikan penghargaan kepada Dispora Kepri, Karang Taruna Provinsi Kepri, dan seluruh organisasi kepemudaan di Provinsi Kepri yang berhasil menyelenggarakan Festival Sumpah Pemuda Kepri 2023 ini.

“Semoga kegiatan ini akan terus berkembang dari tahun ke tahun dan bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Kepri, kita bisa menciptakan Kepri yang semakin maju dan berkembang,” ujar Ansar sembari mengakhiri pidatonya dengan dua bait pantun.

Penulis/Editor: Panca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *