Batam, mejaredaksi – Ditsamapta Polda Kepri melaksanakan tradisi pembaretan bagi 102 Bintara Remaja Gelombang II Tahun Anggaran 2024 di lapangan Tembak KS. Tubun Polda Kepri, Jumat (3/1/2025). Tradisi ini menjadi simbol kesiapan anggota baru untuk menjalankan tugas sebagai bagian dari Polri yang profesional dan tangguh.
Sebanyak 90 polisi laki-laki (Polki) dan 12 polisi wanita (Polwan) mengikuti prosesi yang dipimpin oleh Wadirsamapta Polda Kepri, AKBP Ike Krisnadian didampingi para perwira dan personel Ditsamapta.
Kegiatan dimulai dengan long march, sebuah ujian fisik dan mental yang mengharuskan peserta berjalan kaki, berlari, dan menyeberangi danau.
Setelah menuntaskan perjalanan ini, mereka melanjutkan pencarian baret di lapangan Tembak KS. Tubun. Acara ditutup dengan penampilan yel-yel semangat, menggambarkan dedikasi dan kebersamaan para Bintara Remaja.
Dalam sambutannya, AKBP Ike Krisnadian menegaskan pentingnya tradisi ini sebagai langkah awal untuk membentuk kemampuan taktik dan teknis samapta.
“Tradisi pembaretan ini bertujuan membekali Bintara dengan enam kemampuan utama: Dalmas, Tipiring, TPTKP, Turjawali, Negosiasi, dan SAR. Semua kemampuan tersebut sangat penting dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.
Ia juga berharap para Bintara Remaja dapat menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi, menjaga kesehatan, dan keselamatan diri.
“Terima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik,” tutupnya.
Tradisi pembaretan ini menjadi momentum penting dalam membangun generasi Polri yang disiplin, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Penulis/Editor: Panca












