Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) menyiapkan sebanyak 109 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai kabupaten dan kota, khususnya di pulau-pulau kecil dan terpencil.
Menariknya, program ini tidak hanya menyasar pelajar sekolah, tetapi juga ibu hamil dan ibu menyusui yang tinggal jauh dari pusat kota. Dengan adanya dapur gizi ini, warga pulau tidak perlu menunggu lama distribusi makanan dari daratan besar.
Kepala DKP2KH Kepri, Rika Azmi, menjelaskan bahwa ratusan dapur tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih dari 48 ribu penerima manfaat. “Tadi sudah kita bahas bersama Gubernur. Ada 109 dapur yang akan dibangun, fokus untuk menyalurkan MBG di pulau-pulau,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Menurutnya, keberadaan dapur gizi ini menjadi langkah strategis agar penyaluran MBG lebih efektif.
“Kalau tempat masaknya beda pulau, tentu distribusi akan terkendala. Karena itu dapurnya harus dekat dengan penerima,” tambahnya.
Program ini sekaligus menjadi dukungan nyata Pemprov Kepri terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan dan gizi masyarakat.
Rika berharap pembangunan dapur gizi tersebut dapat segera direalisasikan, sehingga masyarakat kepulauan, khususnya kelompok rentan, benar-benar merasakan manfaatnya.








