17 Ribu Penerima Terdampak, Tujuh Dapur MBG di Tanjungpinang Berhenti Beroperasi

Tanjungpinang,mejaredaksi – Sebanyak tujuh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanjungpinang menghentikan operasional sementara akibat dana operasional dari pusat yang belum cair.

Kondisi ini berdampak sekitar 12 ribu penerima manfaat yang sementara tidak mendapatlan distribusi makanan bergizi.

Penghentian layanan terjadi secara bertahap sejak awal pekan. Hingga Kamis (11/6/2026), jumlah dapur yang tidak lagi beroperasi terus bertambah seiring belum masuknya anggaran yang dibutuhkan.

Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjungpinang, Retno, mengatakan seluruh dapur yang tutup saat ini masih menunggu kepastian pencairan dana operasional.

“Sejauh ini sudah ada tujuh SPPG di Tanjungpinang yang ditutup sementara karena menunggu pencairan dana. Dampaknya sekitar 12 ribu penerima manfaat dipastikan tidak menerima pasokan makanan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).

Tujuh dapur tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kota Tanjungpinang, di antaranya Tanjungpinang Barat, Batu IX, Tanjung Ayun Sakti dan Kampung Bulang.

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera teratasi agar program yang menyasar ribuan masyarakat itu kembali berjalan normal dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau, Syarti Widya, menyebut proses pencairan dana saat ini sedang diproses oleh pemerintah pusat.

“Iya, ada beberapa dapur yang sementara berhenti beroperasi. Anggaran akan segera cair, kemungkinan antara hari ini atau paling lambat Senin depan,” tegasnya.