Batam, mejaredaksi – Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan dan pelaku usaha melalui ajang Anugerah Investasi BP Batam 2026. Sebanyak 19 kategori penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing, serta mendukung pembangunan Batam.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Anugerah Investasi BP Batam 2026 yang berlangsung di Grand Mercure Batam Centre, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “The Rise of Bandar Dunia Madani: Merawat Kepercayaan, Merayakan Transformasi”.
Berbagai kategori penghargaan diberikan kepada perusahaan yang dinilai berkontribusi dalam pemanfaatan teknologi, pengelolaan lingkungan, pengembangan UMKM, energi berkelanjutan, pariwisata, penciptaan lapangan kerja, hingga realisasi investasi terbesar.
Berikut daftar lengkap penerima Anugerah Investasi BP Batam 2026 berdasarkan kategori penghargaan yang diumumkan.
1. PMA Investor dalam Pemanfaatan Teknologi
Penghargaan diberikan kepada PT Infineon Technologies Batam atas kontribusinya dalam pemanfaatan teknologi.
2. Pengelolaan Limbah Industri Berkelanjutan
PT Desa Air Cargo menerima penghargaan atas kontribusinya dalam pengelolaan limbah industri berkelanjutan.
3. Investor Ketahanan Hijau
PT Epson Batam memperoleh penghargaan dalam kategori Investor Ketahanan Hijau.
4. UMKM Tumbuh
Penghargaan kategori UMKM Tumbuh diberikan berdasarkan dua kelas usaha, yakni:
- Kelas Kecil: Alindo Perkasa Sukses.
- Kelas Menengah: PT Ocean Marine Shipping.
5. Inovasi Ekonomi Kreatif
PT Furniplus Asia menerima penghargaan atas kontribusinya dalam kategori Inovasi Ekonomi Kreatif.
6. Investasi Energi Berkelanjutan
PT Schneider Electric Manufacturing Batam menjadi penerima penghargaan dalam kategori Investasi Energi Berkelanjutan.
7. Investasi Pariwisata Unggulan
Penghargaan kategori Investasi Pariwisata Unggulan diberikan kepada PT Raflesia Nusantara.
8. Investor Penggerak Kesempatan Kerja Terbaik
Kategori ini diberikan kepada dua perusahaan berdasarkan status penanaman modal:
- Penanaman Modal Asing (PMA): PT Pegaunihan Technology Indonesia.
- Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): PT Batam Teknik.
9. Investor Pemberdaya Disabilitas
PT TDK Electronics Indonesia menerima penghargaan atas kontribusinya dalam kategori Investor Pemberdaya Disabilitas.
10. Investasi Properti Terbesar
PT Tritunas Bangun Perkasa menjadi penerima penghargaan dalam kategori Investasi Properti Terbesar.
11. Perusahaan Sektor Maritim Terbaik
Penghargaan sektor maritim diberikan kepada PT Marcopolo Shipyard.
12. PMA Investor Strategis dalam Pengembangan Infrastruktur Digital
PT Equator Gate System Batam menerima penghargaan atas kontribusinya dalam kategori pengembangan infrastruktur digital.
13. Penggerak Investasi Berdampak Sosial
Yayasan Merah Putih memperoleh penghargaan dalam kategori Penggerak Investasi Berdampak Sosial.
14. Investor Reinvestasi Terbaik
PT Sat Nusapersada Tbk menerima penghargaan sebagai Investor Reinvestasi Terbaik.
15. Perusahaan dengan Ekspor Tertinggi
Penghargaan untuk kategori Perusahaan dengan Ekspor Tertinggi diberikan kepada PT Ecogreen Oleochemicals.
16. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar
PT Digitalland Services Two menjadi penerima penghargaan kategori Penanaman Modal Asing dengan Realisasi Investasi Terbesar.
17. PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar
Penghargaan kategori Penanaman Modal Dalam Negeri dengan Realisasi Investasi Terbesar diberikan kepada PT Tanjung Sauh Power.
Dalam laporannya pada acara tersebut, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa realisasi investasi Batam hingga Triwulan III 2026 mencapai Rp59,73 triliun.
Angka tersebut setara dengan 85,33 persen dari target investasi sepanjang 2026 yang ditetapkan sebesar Rp70 triliun.
Menurut Fary, capaian investasi tersebut perlu diikuti dengan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Investasi tidak hanya dinilai berdasarkan besarnya nilai penanaman modal, tetapi juga dari kontribusinya dalam membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Batam harus terus memperkuat perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
“Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Batam harus berkontribusi besar untuk investasi bagi bangsa dan negara ini,” ujarnya.
Amsakar juga menekankan pentingnya pelayanan yang baik, tata kelola optimal, serta iklim usaha yang kondusif untuk menjaga kepercayaan investor dan meningkatkan daya saing Batam.
Bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, BP Batam terus mendorong penguatan ekosistem investasi agar penanaman modal dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.
Melalui Anugerah Investasi 2026, BP Batam berharap semakin banyak pelaku usaha yang mengembangkan investasinya sekaligus berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, penguatan industri, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman; Konsul Jenderal Republik Singapura, Gavin Ang; Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo; para Anggota/Deputi BP Batam; jajaran Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam; serta perwakilan instansi pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, perbankan, dan mitra strategis lainnya.






