Tanjungpinang, mejaredaksi – Lampu lalu lintas (traffick light/ lampu merah) di simpang tiga Pancur, Kota Tanjungpinang, telah mati selama tiga hari, menyebabkan arus lalu lintas kacau dan memicu keluhan dari pengendara yang melintas.
Pantauan pada Kamis (24/10/2024) menunjukkan bahwa traffic light di persimpangan Jalan IR. Juanda dan Jalan DR. Sutomo tidak berfungsi sama sekali. Sementara itu, lampu di Jalan IR. Sutami hanya menyala kuning.
“Sudah tiga hari lampu merah mati. Selama itu, lalu lintas di sini cukup semrawut. Kita harus ekstra hati-hati saat lewat,” ungkap Susanto, seorang pengendara.
Menurutnya, kepadatan arus lalu lintas meningkat signifikan pada pagi dan sore hari, dan tidak ada petugas yang mengatur di lokasi tersebut. Ia juga mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya kecelakaan jika kondisi ini dibiarkan berlanjut.
“Jika dibiarkan terus, bisa bahaya. Harapannya, pihak terkait segera memperbaiki,” tambahnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tanjungpinang, Savran, menjelaskan bahwa lampu lalu lintas di simpang Pancur saat ini mengalami gangguan teknis dan masih dalam proses perbaikan oleh teknisi.
“Ada alat yang perlu dibeli, dan saat ini sedang diupayakan,” jelasnya.
Savran juga mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melintas, terutama selama jam sibuk pergi dan pulang kerja, di mana lalu lintas sangat padat.
“Masyarakat harus waspada terhadap kendaraan dari arah yang berlawanan untuk menghindari kecelakaan,” tutupnya.
Penulis: Ismail | Editor: Andri









