EkBisLife Style

3 Lokasi Berburu Thrifting di Batam

Life Style
Lapak-lapak pedagang Thrifting di Pasar Seken Jodoh, Batam. Foto: Syaifullah.

Batam, MR – Thrifting atau pakaian impor bekas saat ini menjadi sorotan setelah Presiden Joko Widodo melarang bisnis thrifting tersebut di indonesia.

Larangan thrifting telah tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 dan telah diubah dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022.

Meski dilarang, namun bisnis thrifting telah lama beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya adalah Batam yang merupakan wilayah perbatasan Indonesia dengan Singapura dan Malaysia.

Salah seorang Warga Batam, Gunawan mengatakan, Bisnis thrifting di Batam menjamur akibat mudahnya barang-barang impor bekas masuk ke Batam.

Kebijakan sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) menjadi salah satu faktor mudahnya barang-barang impor tersebut masuk ke Batam.

“Dari jaman dahulu warga Batam ataupun warga Kepri bebas membawa barang dari Singapura. Bahkan kebutuhan pokok dulunya dipasok dari singapura dan Malaysia,” Jelas Gunawan.

Di Batam, masyarakat lebih mengenal thrifting dengan belanja barang seken (Second=Bekas. Red).

Terdapat banyak lokasi penjualan barang seken (thrifting) menyebar di berbagai wilayah Batam. Namun yang menjadi favorit berburu barang seken (thrifting) terdapat 3 lokasi di Batam.

1. Pasar Seken Aviari

Kios penjulan Thrifting di Pasar Seken Aviari, Batam. Foto Syaifullah.

Terletak di Wilayah Kecamatan Batu Aji Batam. Pasar Seken Aviari merupakan pasar seken yang menyediakan berbagai barang bekas dengan mulai dari pakaian, sepatu, perkakas rumah tangga hingga peralatan kantor.

Para pemburu thrifting di Pasar Seken Aviari ini tidak hanya warga sekitar Kepri, namun warga asal pulau Jawa dan Sumatera menjadikan Pasar Seken Aviari menjadi lokasi favorit.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close