Batam, mejaredaksi – Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan penyegaran organisasi dengan melantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam, Senin (20/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan program strategis di Batam.
Pelantikan yang dipimpin Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, tersebut mengacu pada Keputusan Kepala BP Batam Nomor 290 Tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Dalam sambutannya, Li Claudia menegaskan bahwa penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui penyempurnaan sistem kerja, tetapi juga dengan menempatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan pada posisi yang tepat.
Menurutnya, penataan pejabat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas organisasi dalam menghadapi tantangan pembangunan Batam yang terus berkembang.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dunia usaha, dan kemajuan Kota Batam,” ujar Li Claudia.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, mereka juga diminta memperkuat kolaborasi lintas unit kerja serta membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.
Li Claudia menilai dinamika pembangunan Batam menuntut aparatur yang mampu bekerja cepat, mengambil keputusan secara tepat, menghadirkan solusi atas berbagai persoalan, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan publik yang optimal.
Dengan penempatan pejabat yang dinilai memiliki kompetensi dan integritas, BP Batam optimistis kinerja organisasi akan semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan realisasi berbagai program prioritas dan menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.
“Setiap pejabat diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan, memperkuat koordinasi, serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan Li Claudia.






