
Tanjungpinang, MR – Angka kecelakaan lalu lintas di Tanjungpinang, Kepulauan Riau selama periode Januari 2023 mengalami peningkatan sekitar 12 persen dibanding Januari tahun 2022.
Peningkatan angka kecelakaan tersebut disampaikan Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Tanjungpinang, Akmal, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seligi 2023 di Polresta Tanjungpinang, Selasa (7/2/2023).
Akmal mengatakan, jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Tanjungpinang mengalami kenaikan 12 persen, jika dibandingkan dengan Januari 2022 yang lalu.
“Selama Januari 2023 ini, setidaknya ada 12 orang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, 4 orang meninggal dunia, 8 orang lagi mengalami luka ringan hingga berat,” ujar Akmal.
Dari 12 orang korban kecelakaan lalu lintas tersebut, lanjut Akmal, PT Jasa Raharja telah mengucurkan santunan senilai Rp 262 juta. Angka tersebut menurutnya lebih besar dibanding Januari 2022.
“Januari 2022, Korban kecelakaan berjumlah 9 orang dengan nilai santunan yang dikucurkan Rp 230 juta,” lanjutnya.
Sementara dari data keseluruhan Januari – Desember 2022, Korban kecelakan di Tanjungpinang berjumlah 142 orang, total santunan yang telah dikucurkan Rp 3 miliar.
Akmal juga menjelaskan, santunan untuk korban meninggal dunia senilai Rp. 50 juta, melalui ahli waris. Sementara korban yang mengalami luka-luka, diberikan santunan senilai Rp. 20 juta.
“Nominal itu sesuai dengan aturan Kementerian Keuangan. Kemudian, penerima santunan ini bukan korban yang mengalami kecelakaan tunggal, jelasnya.
Dengan adanya operasi Keselamatan Seligi 2023, Akmal berharap dapat menekan angka kecelakaan di wilayah Kota Tanjungpinang.
“Karena kecelakaan terjadi karena ada pelanggaran. kami harap operasi seligi ini dapat menekan jumlah kecelakaan di Tanjungpinang,” pungkasnya. (MI)






