
Natuna, MR – Pemkab Natuna berencana kembali memperpanjang masa pencarian korban tanah longsor di Kecamatan Serasan, menyusul ditemukannya 2 jenazah di hari kesembilan, Selasa (14/3/2023).
Rencana kembali ditambahnya masa pencarian ini disampaikan Bupati Natuna Wan Siswandi Selasa sore.
“Di hari kedua perpanjangan masa pencarian ini kembali ditemukan dua jenazah. Kita lihat perkembangan. Jika kembali ditemukan lagi, maka akan diperpanjang lagi menjadi enam hari. Kemudian distop pencarian,” papar Wan Siswandi.
Sebagaimana diketahui, pasca berakhirnya status darurat bencana Minggu (12/3/2023), Pemkab Natuna bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) setempat menyepakati penambahan masa pencarian selama tiga hari.
Masa perpanjangan itu akan berakhir Rabu (15/3/2023) esok hari.
Dengan ditemukannya dua jenazah hari ini, total korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor Serasan menjadi 50 orang.
Masih bersisa 4 warga lagi yang masih dinyatakan hilang.

Pengungsi Berangsur Dipulangkan
Wan Siswandi menyatakan, dari pendataan yang dilakukan, terdapat 30 rumah warga di Desa Pangkalan Dusun Genting yang terdampak langsung bencana tanah longsor.
“Terdapat 147 rumah yang akan dievakuasi, ditambah mushala, ditambah satu sekolah, terangnya.
Pengungsi yang sebelumnya ditempatkan di sebelas pos penampungan pada hari ini mulai berkurang.
Sebagian besar warga yang diungsikan disebut Wan Siswandi secara berangsur sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.
“Warga yang dipulangkan ke rumahnya setelah diberikan pengertian yang didasarkan pengarahan dari Tim Geologi,” jelas Wan Siswandi.
Warga yang dipulangkan itu dia sebut dibekali dengan bahan pokok.
Penulis / Editor : Andri






