
Karimun, MR – Sudah menjadi tradisi masyarakat Kabupaten Karimun pada bulan Ramadhan, terlihat antusias warga mengikuti Festival Eid Mubarak Lampu Hias kategori lampu colok dan lampu elektrik tahun 2023 ini.
Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata Karimun, Ahadian Zulseptriadi menyampaikan antusias peserta sangat tinggi tahun ini. Hal ini terlihat dari meningkatnya peserta yang mendaftar.
“Peserta jauh melebihi target. Awalnya kita hanya targetkan tiga peserta per kecamatan. Tapi sampai hari ini sudah ada 77 peserta. Ini kemungkinan akan bertambah,” ungkapnya.
Terus meningkatnya peserta juga dikarenakan adanya penambahan lokasi dan kategori. Karena di tahun-tahun sebelumnya, festival hanya untuk Pulau Karimun dan Kundur saja.
Sedangkan pada tahun ini festival diperuntukan bagi seluruh Kabupaten Karimun. Kemudian, untuk kategori sebelumnya hanyalah lampu colok, tahun ini ditambah kategori lampu hias elektrik.
Untuk penilaian akan dilaksanakan pada hari yang berbeda untuk setiap kecamatan. Pada tanggal 7 April di Kecamatan Selat Gelam, tanggal 8 April di Kecamatan Moro dan sekitarnya, tanggal 11 sampai 13 April di Pulau Kundur dan sekitarnya, tanggal 15 April di Kecamatan Buru dan sekitarnya, serta pada tanggal 15 sampai 16 April di Pulau Karimun.
Selain itu, syarat dalam penilaian juga tela ditentukan seperti lampu hias elektrik, harus hidup sekitar 50 persen di setiap malamnya.
“Lampu elektrik minimal harus menghidupkan lampu 50 persen sampai hari penilaian. Kalau tidak maka nilainya akan dikurangi. Nanti di hari penilaian baru full dihidupkan. Ini untuk memeriahkan malam Ramadan,” jelas Ahadian.
Sementara untuk kategori lampu colok (lampu minyak) hanya diwajibkan menghidupkan secara penuh sejak hari penilaian hingga malam takbiran.
“Kalau lampu colok kita menimbang minyaknya,” sebut Ahadian.
Tim panitia berkeliling di Pulau Karimun Besar untuk memantau lampu-lampu hias yang didaftarkan sebagai peserta. Diantarnya adalah lampu hias di Kelurahan Harjosari, Perumahan Sinar Indah Kelurahan Teluk Uma, Desa Pongkar serta sejumlah lokasi lain.
Penulis : Putra
Editor : Rico Barino






