
Karimun, mejaredaksi – Tim sepak takraw Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah memastikan tiket mereka dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tahun 2024 mendatang.
Prestasi ini dicapai setelah tim sepak takraw Kepri berhasil meraih peringkat kedua dan medali perak dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XI yang diadakan di Provinsi Riau.
Pelatih tim sepak takraw Provinsi Kepri, Dian kurniawan menjelaskan, tim sepak takraw Kepri harus mengakui keunggulan tim Sumatera Barat (Sumbar), saat partai final.
“Kita kalah 1-2 di partai final dari Sumbar. Kepri meraih medali perak dan menurut aturannya meraih dua tiket di PON Aceh-Sumut 2024, yaitu nomor quadrant dan nomor regu,” jelas Dian, Selasa (07/11/2023).
Selain Kepri dan Sumbar, empat tim dari Provinsi lain, seperti Riau, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Jambi, masih bersaing untuk merebut tiket terakhir dalam nomor regu untuk PON.
“Tim yang tidak mencapai final masih memiliki kesempatan untuk merebut tiket nomor regu. Kepri dan Sumbar masih bersaing, meskipun tujuan utama adalah meraih medali,” tambah Dian.
Dian juga mencatat bahwa sebelum mengikuti Porwil, tim sepak takraw Kepri telah menjalani pemusatan latihan di Kabupaten Karimun.
Tim Kepri saat Porwil terdiri dari 11 atlet, di antaranya M Dharmarullah Putra, Deni Iskandar, Riski Adila, Elfian Isdiansyah, M Fitrah, Samwel, Jekky, Asrof Imammi, Herdy Ikhbal, Zulfikar, dan Rian Ristio. Mereka didukung oleh manajer Suriyansyah dan tiga pelatih, yaitu Joni Susilawanto, Dian Kurniawan, dan Susanto.
“Ada lima atlet dan dua pelatih dari Karimun dalam tim. Sebelum Porwil, kami telah melaksanakan pemusatan latihan di sana,” kata Dian.
Dian menambahkan bahwa tim sepak takraw Kepri akan terus menjalani pemusatan latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi PON 2024.
“Dari 11 atlet ini, kami akan fokus pada enam atlet saja, karena kami hanya akan berpartisipasi dalam nomor quadrant dan nomor regu. Sementara Sumbar yang menjadi juara akan berangkat dalam nomor tim ganda dan tim regu,” pungkasnya.
Penulis: Putra
Editor: Panca






