Filosofi Hang Bilang Kuatkan Semangat Porprov Kepri 2026

Tanjungpinang,mejaredaksi – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarat nilai filosofi budaya dan semangat persatuan. Hal ini tercermin dari maskot “Hang Bilang” dan logo resmi yang menjadi identitas perhelatan olahraga di Kepri.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tanjungpinang, Ruly mengatakan bahwa Maskot Hang Bilang digambarkan sebagai ikan sembilang yang mengenakan pakaian olahraga dengan tanjak dan songket Melayu, serta membawa obor.

“Sosok ini melambangkan kekuatan maritim Kepri sekaligus karakter atlet yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan,” sebutnya, Kamis (16/4/2026).

Ia juga menjelaskan kumis sembilang yang berjumlah tujuh helai menjadi simbol persatuan tujuh kabupaten dan kota di Kepri.

“Tanjak yang bermotif pucuk rebung itu menandakan tekad untuk terus tumbuh dan berprestasi, sedangkan yang motif tampuk manggis itu menegaskan pentingnya kejujuran serta sportivitas dalam setiap pertandingan,”jelasnya.

Lalu, Obor yang dibawa Hang Bilang memiliki makna sebagai simbol marwah dan energi, yang menggambarkan semangat olahraga yang terus menyala serta harapan kebangkitan prestasi atlet Kepri.

Selanjutnya, Logo Porprov VI Kepri 2026 Kapal Bulang Linggi yang menjadi elemen utama dimaknai sebagai “bahtera kemenangan”, menggambarkan perjalanan atlet menuju puncak prestasi.

“Enam layar kapal melambangkan edisi keenam Porprov sekaligus enam pilar utama, yakni sportivitas, persaudaraan, prestasi, budaya, pembinaan berkelanjutan, dan kesiapan daerah,”ungkapnya.

Lanjut Kadispora juga mengatakan, dua gelombang di bawah kapal melambangkan atlet putra dan putri yang bergerak selaras, sementara tiga lingkaran berwarna merah, kuning, dan hijau mencerminkan nilai fair play, persahabatan, serta harmoni antara olahraga dan budaya Melayu.

Ia menegaskan bahwa filosofi maskot dan logo ini menjadi representasi semangat besar yang ingin dibangun dalam Porprov VI Kepri.

“Hang Bilang bukan sekadar maskot, tapi simbol jati diri Kepulauan Riau. Di dalamnya ada nilai budaya, semangat persatuan, dan tekad untuk meraih prestasi. Ini yang ingin kita tanamkan kepada seluruh atlet,” ujar Rully.

Ia juga menambahkan bahwa Porprov VI menjadi momentum penting bagi Tanjungpinang sebagai tuan rumah untuk menunjukkan kesiapan serta komitmen dalam memajukan olahraga daerah.

“Kami ingin Porprov ini tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses prestasi dan administrasi. Lebih dari itu, ini adalah ajang memperkuat persaudaraan antar daerah di Kepri,” tambahnya.

Dengan mengusung slogan “Berbenah Menuju Prestasi Olahraga Nasional”, Porprov VI Kepri 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkuat identitas budaya dan persatuan masyarakat Kepulauan Riau.

”Harapan kami pada ajang porprov ini dapat menumbuhkan rasa persaudaraan di setiap Kabupaten Kota di Kepri,”pungkasnya.