Tanjungpinang, mejaredaksi – Kampanye Ansar Ahmad di berbagai wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selalu meninggalkan kesan mendalam.
Tidak hanya memaparkan visi-misi dan program kerja, mantan Legislator DPR RI ini memiliki cara unik dalam mendekatkan diri kepada keberagaman suku dan etnis di masyarakat, yaitu melalui musik dan sholawat.
Ansar kerap menghibur masyarakat dengan menyanyikan lagu-lagu daerah, mulai dari Jawa, Batak, Padang, hingga Melayu dan India.
Penampilannya ini selalu disambut meriah oleh warga, yang spontan memberikan tepuk tangan dan mengabadikan momen tersebut dengan ponsel.
“Hebat Pak Ansar, paham agama, bisa sholawatan, dan hafal banyak lagu daerah,” ujar seorang warga yang terdengar berbincang saat kampanye dialogis di Tanjungpinang beberapa wakti lalu.
Dimas, salah satu warga Tanjungpinang, juga memuji cara Ansar menyatukan warga melalui lirik lagu daerah yang mencerminkan keberagaman dan keharmonisan.
Semua warga yang hadir dalam kampanye Pak Ansar pasti senang dan bahagia. Terutama pas nyanyi lagu daerah itu,”ujarnya.
Sementara Hendra, Warga lainnya juga mengaku kagum dengan syalawat dan lagu bernuansa islami yang kerap dibawakan Ansar saat mengisi kampanye dialogis.
“Syalawat emang ciri khas kampanye pak Ansar. Ada lagi lagu kisah nabi yang dinyanyikan pak Ansar terdengar menyejukkan,” ujarnya.
Dengan pendekatan sederhana melalui lagu dan sholawat, Ansar Ahmad berhasil menciptakan suasana kampanye yang menyatukan warga Kepri dalam kebersamaan dan kegembiraan.
Data dari Diskominfo Kepri menunjukkan bahwa Indeks Kebahagiaan Kepri mencapai 74,78 poin pada 2021, menduduki peringkat kedua di Sumatera dan keenam secara nasional.
Selain itu, Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepri pada 2022 berada di peringkat pertama nasional dengan angka 85,78 poin, dan pada 2023 menempati posisi kedua dengan 83,58 poin.
Penulis/Editor: Syaiful






