Tanjungpinang, mejaredaksi – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menggelar Safari Ramadan dengan berbuka puasa bersama masyarakat Kampung Sidomulyo di Masjid Al-Muhajirin, Tanjungpinang, Rabu (12/3/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang telah lama menantikan kehadiran pemimpin daerah tersebut.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar menyerahkan bantuan sebesar Rp60 juta untuk Masjid Al-Muhajirin guna mendukung fasilitas ibadah. Selain itu, BAZNAS Kepri turut menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program Safari Ramadan.
“Kami sangat bersyukur bisa berbuka puasa bersama Gubernur Ansar. Masyarakat merindukan kedekatan dengan pemimpin seperti ini,” ujar Ketua Dewan Masjid Al-Muhajirin, Agus Hariyanto.
Dalam tausiyahnya, Gubernur Ansar menekankan pentingnya ketakwaan sebagai bekal utama dalam kehidupan.
“Orang-orang muttaqin adalah mereka yang mendapat jaminan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Mereka selalu menebar kebaikan dalam kehidupan,” ujarnya.

Usai berbuka puasa, Gubernur melanjutkan Safari Ramadan ke Masjid As Sahl, Kampung Wonosari, di mana ia kembali menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp80 juta untuk masjid serta santunan kepada 30 penerima, termasuk guru TPQ, pengurus makam, dan pengurus masjid.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DKM Masjid As Sahl Malik Hidayat, Ketua BAZNAS Kepri Arusman Yusuf, Ketua FKUB Kepri Handarlin Umar, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat.
Acara dilanjutkan dengan salat Isya dan tarawih berjamaah.
“Ramadan adalah kesempatan untuk memperbanyak ibadah. Semoga Allah SWT menerima amal kita dan menganugerahkan ketakwaan sejati,” kata Gubernur Ansar dalam tausiyahnya.
Menjelang Idulfitri, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak berlebihan dalam merayakan hari kemenangan.
“Hari raya bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi dari kesuksesan ibadah kita selama Ramadan,” tambahnya.
Safari Ramadan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Gubernur Ansar Ahmad dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta mendorong kesejahteraan dan penguatan nilai keagamaan di Kepulauan Riau.
Penulis/Editor: Andri






