Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah membuka peluang pembiayaan alternatif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Salah satu langkah yang diambil adalah penjajakan pinjaman dana ke sejumlah lembaga keuangan, termasuk PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan dengan BRK Syariah untuk membahas mekanisme pinjaman.
“Saat ini masih tahap penjajakan, belum ada angka pasti yang diajukan,” ujar Ansar, Senin (4/8/2025).
Ansar menegaskan, dana pinjaman tersebut tidak digunakan untuk membayar gaji atau tunjangan pegawai.
“Gaji pegawai sudah terjamin lewat APBD. Fokus kita adalah pembangunan,” katanya.
Salah satu proyek yang diprioritaskan adalah pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat, sebagai simbol budaya dan sejarah Melayu. Pemprov Kepri juga telah mengajukan permohonan dana sebesar Rp30 miliar ke Kementerian Kebudayaan untuk mendukung proyek ini.
“Untuk Tugu Bahasa, kita masih intens komunikasi dengan Pemerintah Pusat,” tambahnya.






