Tanjungpinang, mejaredaksi – Kondisi jaringan kabel utilitas yang semrawut di kawasan Jalan Kijang Lama, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan. Selain mengganggu estetika kota, kabel yang menjuntai rendah dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama di titik jalan yang menikung.
Pantauan di lokasi, sejumlah kabel tampak melintang tidak beraturan di atas bahu jalan. Beberapa di antaranya bahkan menggantung rendah, jauh dari standar keamanan, sehingga berisiko tersangkut kendaraan yang melintas.
Situasi ini semakin rawan di area tikungan, di mana jarak pandang pengendara terbatas. Kendaraan dengan tinggi lebih, seperti mobil bak terbuka atau truk, berpotensi tersangkut kabel yang mengendur.
Seorang warga setempat, Topan, mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama pada malam hari. Minimnya pencahayaan membuat kabel sulit terlihat.
“Kalau malam, kabelnya hampir tidak kelihatan. Apalagi posisinya di tikungan, jadi kita terpaksa ambil jalur agak ke tengah supaya tidak kena,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Kekhawatiran serupa disampaikan Aditya, warga lainnya. Ia menyebut kabel tersebut bahkan pernah tersangkut kendaraan besar yang melintas, meningkatkan risiko putus dan jatuh ke badan jalan.
“Sudah pernah tersangkut truk. Kalau sampai putus dan jatuh, bisa sangat berbahaya bagi pengendara,” katanya.
Warga berharap instansi terkait serta perusahaan penyedia layanan listrik dan telekomunikasi segera turun tangan melakukan penataan ulang. Mereka menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut hingga menimbulkan korban.
“Jangan tunggu ada kejadian dulu baru ditindak. Kabel ini sudah lama menjuntai,” tegasnya.






