Tanjungpinang, mejaredaksi – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Tanjungpinang diwarnai keluhan dari sejumlah orang tua calon siswa.
Gangguan pada sistem pendaftaran online membuat sebagian peserta kesulitan menyelesaikan proses pendaftaran.
Kondisi tersebut membuat sejumlah orang tua mendatangi SMA Negeri 2 Tanjungpinang untuk mencari informasi sekaligus meminta bantuan terkait kendala yang dialami saat mengakses sistem.
Ketua Tim Pelaksana SPMB SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Maryanto, mengatakan pihak sekolah menerima laporan dari masyarakat terkait proses pendaftaran yang belum dapat diselesaikan akibat kendala teknis.
“Ada beberapa laporan dan keluhan dari masyarakat. Sebagian orang tua maupun calon siswa belum bisa menyelesaikan proses pendaftaran, bahkan ada yang mengalami kesulitan mengambil berkas,” ujarnya,Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, persoalan tersebut telah dikordinasi dengan panitia dan pihak terkait.
Dugaan sementara gangguan dipicu oleh faktor jaringan, meski penyebab pastinya masih menunghu hasil penelisuran lebih lanjut
“Indikasinya bisa jadi faktor jaringan, tetapi untuk lebih detailnya kami masih menunggu informasi lebih lanjut,” katanya.
Ia menyebut, hingga siang hari setidaknya sudah ada 6 orang tua yang datang langsung ke sekolah untuk meminta penjelasan mengenai kendala yang terjadi.
“Kami memberikan informasi selengkap mungkin kepada orang tua. Kalau memang nanti proses pendaftarannya bisa dibantu, tentu akan kami bantu,” jelasnya.
Meski sempat mengalami kendala,ia mengatalan pihak sekolah optimistis masalah tersebut dapat segera teratasi.
“Biasanya kendala seperti ini terjadi di awal pelaksanaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sistem bisa kembali normal sehingga proses pendaftaran berjalan lancar,” tutupnya.
Diketahui, SMA Negeri 2 Tanjungpinang membuka kuota sebanyak 432 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar.
Adapun jalur penerimaan terdiri dari domisili 35 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen dan mutasi 5 persen.






