
TANJUGPINANG, MR – Malam penganugerahan penghargaan sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Kepri sebanyak 35 sekolah terpilih berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 1028 tahun 2019,di Hotel Comforta, Kota Tanjungpinang, Senin (2/11).
35 sekolah yang terpilih yakni kota Tanjungpinang 6 Sekolah, kota Batam 5 Sekolah, kabupaten Bintan 4 Sekolah, kabupaten Karimun 4 Sekolah,kabupaten kabupaten Lingga 6 Sekolah, kabupaten Natuna 6 Sekolah dan kabupaten Kepulauan Anambas 5 Sekolah.
Dari hasil SK diatas, berada diperingkat satu adalah SDN 004 Tanjungpinang Barat, peringkat kedua didapat SDN 010 Tanjungpinang Barat dan untuk peringkat ketiga didapat SDN 009 Bukit Bestari kota Tanjungpinang.
Kemudian untuk sekolah adiwiyata tingkat nasional tahun 2019, Kepri diwakili oleh tiga sekolah yakni SDN 001 Tanjungpinang Barat, SDN 005 Singkep Pesisir, Lingga dan SMPN 1 Palmatak, Kepulauan Anambas. Dan untuk Penghargaan Adiwiyata Mandiri atau tingkat tertinggi didapat oleh SMAN 1 Toapaya, Kabupaten Bintan.
Plt Gubernur Kepri H Isdianto menyambut baik dan menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk konsentrasi Pemerintah terkait lingkungan, menjaga kelangsungan lingkungan tidak bisa sendiri, perlu kebersamaan dan keseriusan semua pihak.
“Jika kegiatan ini terus berlangsung dan di kembangkan lagi, kita yakin dan percaya masyarakat Kepri akan sehat karna terjaga lingkungannya,” katanya.
Isdianto mengatakan, kedepan penghargaan ini di harapkan bukan hanya ada di tingkat sekolah namun juga ada di lingkup RT dan RW, karna dari sanalah setiap kegiatan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Pencapaian penghargaan adiwiyata ini merupakan bukti nyata bahwa sekolah telah menjawab 33 indikator dan 4 komponen penilaian yang digariskan dalam SK Kementerian LHK Nomor 52 Tahun 2019 tentang gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup disekolah.
“Bentuk penghargaan ini bukanlah akhir dari pencapaian segalanya akan tetapi lebih kepada mewujudkan kesadaran diri secara holistik agar tiap harinya dapat peduli, berbudaya dan berwawasan lingkungan,” sebutnya.
Kemudian, melalui tema kegiatan yakni diet kantong plastik, Isdianto menghimbau kepada semua hadirin yang hadir serta seluruh masyarakat Kepri agar selalu bijak dalam menggunakan kantong plastik melalui langkah-langkah mengurangi penggunaannya secara tidak berlebihan.
“Karna jika kita tidak bijak menggunakannya maka akan berdampak buruk bagi lingkungan termasuk bagi diri kita,” pesan Isdianto.
Sementara itu, Kepala Dinas LHK Nilwan dalam laporannya mengatakan, bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas usaha dari sekolah dalam upaya perlindungan dan pengendalian Lingkungan dalam proses pembelajaran juga sebagai tanda bahwa sekolah telah memenuhi 4 komponen dari Adiwiyata serta dasar pelaksanaan dan pembinaan program Adiwiyata menuju tingkat Nasional.(red)






