Natuna, MR – Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna masih melakukan pencarian, terhadap dua orang nelayan yang terjebak diatas bagan apung yang hanyut di Perairan Pulau Laut, Natuna.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Mexianus Bekabel mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Kamis (18/2/2021) kemarin. Kata dia, pihaknya mendapatkan laporan dari Camat Kecamatan Pulau Laut bahwa ada nelayan bagan yang hanyut.
“Kejadian tersebut bermula dari sebuah bagan terputus tali jangkarnya dan hanyut , kemudian 4 orang masyarakat mengejar untuk di ikat kembali,” ujar Mexuanus, Jum’at (19/2/2021).
Dirinya melanjutkan, empat orang tersebut sempat berpencar setelah bagan usai diikat. Namun, dua orang kembali ke pelabuhan dan dua orang tetap di bagan tersebut (bagan).
Tidak berselang lama, tiba-tiba bagan tersebut kembali hanyut, lantaran tali jangkarnya putus. Dalam hal ini, dua orang yang selamat langsung melaporkan ke Kantor Pencarian Dan Pertolongan Natuna.
“Kita mengerahkah personil unit siaga SAR Pulau Laut untuk melakukan kordinasi ke unsur terkait terkait baik TNI / POLRI , Kecamatan Pulau Laut, serta masyarakat,” sebutnya.
Mexuanus menuturkan, opetasi sar sempat mengalami kendala, dikarenakan kondisi cuaca yang buruk terjadi di Perairan Pulau Laut, Kabupaten Natuna.
“Kita sempat kembali ke Pelabuhan karena cuaca buruk, kemudian tim SAR Gabungan Kembali bergerak ke lokasi dengan menggunakan satu unit Kapal Nelayan dengan POB sembilan orang,” ungkapnya.
Mexianus juga berharap, agar operasi SAR ini dapat berjalan lancar dan aman, serta korban dapat segera di evakuasi dalam keadaan selamat.
“Kepada seluruh Tim SAR Gabungan agar tetap selalu mengutamakan keselamatan diri dan anggota Tim lainnya juga,” tukasnya.(red)






