
Bintan, MR – Rina merupakan gadis berusia 13 tahun yang hilang diterkam buaya di perairan Jembatan 1 kilo meter 16 jalan Lintas Barat Toapaya-Bintan hingga hari kedua juga belum ditemukan.
Tim SAR menyusuri aliran sungai di sekitar jembatan Lintas Barat KM 16, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, yang menjadi lokasi terakhir Rina. Pencarian terhadap Rina masih terus dilakukan Tim SAR gabungan hingga Selasa (26/4/2022) sore.
Penyisiran dilakukan dengan perahu karet, petugas memeriksa pinggir-pinggir sungai yang dikenal warga sekitar dengan sungai Om Laos itu.
“Masih belum ketemu,” kata Kasat Polairud Polres Bintan, AKP Syamsu Rizal saat dikonfirmasi Selasa sore.
Sedang Mencari Kerang Bersama Kakeknya di Sungai, Gadis 13 Tahun Diterkam Buaya di Bintan
Kegiatan pencarian menjadi tontonan warga. Ratusan warga berdiri di sekitar jembatan. Bahkan pengendara yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraan mereka karena warga yang ramai.
Seorang warga di lokasi, Sawu mengatakan saudara kembar Rina yang bernama Rini dibawa ke sekitar lokasi.
“Berharap dengan saudara kembarnya di situ, dia bisa muncul,” kata Sawu.
Lokasi dimana Rina hilang diterkam buaya, dibenarkan warga sekitar lokasi tersebut sebelumnya banyak buaya menampakkan diri ke permukaan. Namun selama ini belum ada kejadian orang yang diterkam buaya.
Bahkan sungai tersebut kerap dijadikan anak-anak sekitar sebagai lokasi berenang. “Tiga hari lalu kami baru mandi-mandi. Kalau mandi biasanya lompat dari tangga itu,” ujar Andi.
Keberadaan buaya juga dibenarkan oleh seorang warga yang tinggal di KM 16 Bintan, Sawu. Menurutnya populasi buaya di sungai tersebut cukup banyak.
“Memang banyak di sini. Waktu saya kecil dulu sering ditangkapi pawangnya. Sekali ditangkap dua ekor. Tapi sekarang pawangnya sudah meninggal,” kata, Sawu.
Buaya di sungai KM 16 juga sering terlihat. Salah satunya adalah ketika ada prosesi sembahyang di topekong yang tak jauh dari jembatan.
“Biasanya kalau sembahyang di topekong, orang-orang di situ kasih makan buaya. Buayanya suka muncul tu,” pungkasnya. Bar









