Tanjungpinang, mejaredaksi – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk lebih aktif menunaikan zakat, infak, dan sedekah selama Ramadan. Ajakan tersebut disampaikan saat pembukaan layanan pembayaran zakat serentak bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Jumat (6/3/2026).
Menurut Ansar, kegiatan rutin Ramadan tersebut bertujuan menyatukan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal dalam satu gerakan sosial yang terkoordinasi. Ia berharap momentum ini mampu meningkatkan kesadaran berbagi di kalangan aparatur pemerintah.
“Seluruh OPD dan instansi daerah kami undang untuk melaksanakan pembayaran zakat fitrah, infak, sedekah, hingga zakat mal secara bersama-sama,” ujar Ansar.
Menariknya, layanan zakat yang dibuka selama Ramadan ini juga bersifat inklusif. Pemerintah daerah menyediakan pos Bantuan Sosial Kesejahteraan Lainnya (BSKL) bagi masyarakat non-muslim yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
“Warga non-muslim juga bisa ikut berkontribusi melalui pos BSKL yang disediakan,” jelasnya.
Ansar mengungkapkan, meskipun realisasi penghimpunan zakat di Kepri terus mengalami peningkatan setiap tahun, jumlah tersebut dinilai masih jauh dari potensi yang sebenarnya. Karena itu, ia mendorong Baznas agar lebih inovatif dalam menjangkau para calon muzakki.
Salah satu strategi yang diharapkan adalah pendekatan jemput bola, yakni mendatangi langsung para wajib zakat untuk memudahkan proses pembayaran.
Selain itu, Ansar juga menekankan peran pimpinan instansi dalam membangun kesadaran berbagi di lingkungan kerja masing-masing.
“Kami berharap para pimpinan instansi bisa mengetuk hati para karyawan untuk berzakat, karena dampaknya sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.












