
Tanjungpinang, mejaredaksi – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) optimis dapat mencapai target pemasukan zakat sebesar Rp13 miliar pada akhir tahun 2024. Hingga September 2024, Baznas Kepri telah mengumpulkan zakat senilai Rp7 miliar.
Ketua Baznas Kepri, Aruzman Yusuf, mengungkapkan keyakinannya bahwa target tersebut akan tercapai.
“Kami optimis bisa memenuhi target Rp13 miliar hingga akhir tahun,” ujar Aruzman, Jumat (13/9/2024).
Aruzman mengatakan, pencapaian tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan 2023, di mana Baznas Kepri berhasil merealisasikan Rp9 miliar dari target Rp10 miliar.
Untuk mencapai target, Baznas Kepri juga berfokus pada zakat dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah Kepri.
“Kami akan terus mengejar potensi zakat, termasuk dari BUMN dan BUMD,” tambahnya.
Baznas Kepri dikenal sebagai salah satu lembaga zakat dengan kinerja terbaik, bahkan mendapatkan penghargaan di ajang Baznas Awards.
“Kami berharap ke depan, pengelolaan zakat di berbagai sektor akan semakin baik,” pungkas Aruzman.
Penulis; Ismail | Editor: Andri






