Jakarta, mejaredaksi – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar Ekraf Hunt 2025 di Graha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Minggu (4/5/2024). Acara bertajuk “Celebration of Creativity in Indonesia” ini menjadi panggung bagi 516 karya kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) yang telah lolos kurasi, ditampilkan di hadapan 20 subsektor ekonomi kreatif dari dalam dan luar negeri.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menyatakan Ekraf Hunt adalah langkah strategis untuk memetakan dan mempromosikan potensi IP tanah air.
“Program ini menggambarkan potensi luar biasa para pegiat ekraf di seluruh Indonesia. Kami ingin IP ini tidak hanya dipamerkan, tapi juga dikomersialisasikan agar bisa bersaing secara global,” ujarnya.
Ekraf Hunt merupakan bagian dari implementasi Asta Ekraf, dengan Kemenekraf bertindak sebagai hub utama pendataan dan pengembangan IP lokal.
Seluruh karya IP yang dikurasi akan ditampilkan di situs resmi hunt.ekraf.go.id dan berpeluang mendapatkan akses kolaborasi, aktivasi, hingga pendanaan.
Tahun ini, sebanyak 1.399 pelaku ekraf mendaftar, dan 516 di antaranya telah lolos seleksi. Lebih dari 100 key opinion leader (KOL) GenZ seperti Youtz Media, Artotel Wanderlust, Sekuya, dan IGW turut hadir memberikan dukungan terhadap IP lokal.
Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar, menekankan pentingnya peran talenta kreatif sebagai penggerak ekonomi.
“Indonesia memiliki 26 juta pekerja kreatif. Ekraf Hunt hadir agar dunia melihat potensi luar biasa itu,” ujarnya.
Acara juga dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Yovie Widianto, Veronica Tan, serta jajaran pimpinan Kemenekraf.
Editor: Panca









