Tanjungpinang, mejaredaksi – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, meminta seluruh bupati dan wali kota mempercepat pencapaian cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah masing-masing.
Ansar meminta kepala daerah tidak hanya menunggu pelaksanaan program, tetapi aktif mengejar capaian melalui rapat dan koordinasi di daerah.
“Kalau terkait itu kita kejar bola saja. Maka tugas semua bupati dan wali kota rapat di wilayahnya masing-masing agar semua cakupan itu dikejar,” kata Ansar usai Rakor Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri terkait pencapaian program strategis Presiden RI, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, program kesehatan yang harus dikejar pemerintah daerah tidak hanya CKG. Penanganan stunting, imunisasi, rubella, penyakit paru-paru, hingga imunisasi lengkap bagi bayi sesuai kelompok umur juga harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Karena memang kerjaan kita di bidang kesehatan cukup banyak. Terkait stunting kita terus kejar, kemudian imunisasi, rubella dan paru-paru, imunisasi lengkap bayi yang berstrata umur itu semua harus dilakukan,” ujarnya.
Selain bidang kesehatan, rakor tersebut turut membahas perkembangan Koperasi Merah Putih dan capaian program tiga juta rumah yang merupakan program Presiden.
Ansar mengatakan setiap program telah dibahas berdasarkan item masing-masing dan selanjutnya harus ditindaklanjuti pemerintah daerah melalui langkah konkret di lapangan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Bisri, mengatakan pelaksanaan CKG telah mencakup lebih dari 2,2 juta jiwa penduduk di seluruh Kepri.
Petugas kesehatan juga aktif mendatangi masyarakat serta memperluas pelaksanaan CKG kepada anak usia sekolah.
“Capaian CKG di Kepri dalam kategori cukup baik terhadap target tahunan, yakni mencapai sekitar 40 hingga 50 persen,” ujarnya.
Meski capaian tersebut dinilai cukup baik, pelaksanaan CKG masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana puskesmas yang belum merata di seluruh daerah.
Bisri juga mengungkapkan hasil pemeriksaan CKG sejauh ini didominasi temuan hipertensi dan diabetes di tengah masyarakat Kepri.
Temuan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pemerintah daerah terus memperluas cakupan pemeriksaan kesehatan gratis agar kondisi kesehatan masyarakat dapat diketahui lebih dini.












