Gubernur Ansar Wacanakan Perampingan Pegawai RSUP RAT

Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) berencana melakukan penataan ulang jumlah pegawai di RSUP Raja Ahmad Thabib (RAT).

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan bahwa kondisi rumah sakit saat ini tidak hanya dipadati pasien, tetapi juga tenaga kerja yang mencapai sekitar 1.000 orang.

“Di RSUP selain pasien yang ramai, pegawai juga ramai kurang lebih 1000-an, sudah seperti pasar. Kita mau keluarkan 150 orang agar lebih efektif bekerja,” ujarnya pada pidato Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Purnabakti di Gedung Daerah, Kamis (16/4/2026).

Rencana tersebut langsung memicu perhatian publik, mengingat RSUP merupakan rumah sakit rujukan utama di Kepri.

Pemerintah menegaskan, langkah ini bukan sekadar pengurangan, melainkan bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman Prawira, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Pak Gubernur ingin pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan efektif. Karena itu, kondisi pegawai saat ini akan ditinjau kembali,” jelasnya.

Ia menambahkan, rencana perampingan tersebut telah melalui diskusi awal, namun belum menjadi keputusan final.

Proses evaluasi masih terus berjalan, termasuk penghitungan kebutuhan ideal tenaga kerja di RSUP.

Di sisi lain, Direktur RSUP Ahmad Thabib, Bambang Utoyo, memilih tidak banyak berkomentar terkait wacana tersebut.

Ia menyebut, seluruh perhitungan dan kebijakan teknis berada di bawah kewenangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Tanya ke BKD saja, mereka yang menghitung,” ucapnya.