Tanjungpinang, mejaredaksi – Kelangkaan daging beku di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, memicu lonjakan harga yang signifikan. Sejumlah pedagang mengungkapkan, harga daging beku saat ini menyentuh angka Rp130 ribu per kilogram, naik sekitar Rp30 ribu dari harga sebelumnya.
Pantauan di Pasar Bintan Center, Jumat (11/7/2025) menunjukkan banyak kios tidak lagi menjual daging beku akibat kosongnya pasokan dari distributor.
Heri, salah satu pedagang daging, mengatakan kelangkaan ini sudah berlangsung sejak sepekan terakhir.
“Dari distributornya memang sudah kosong. Katanya daging beku memang belum masuk,” ujarnya.
Kondisi ini diperparah dengan kenaikan harga dari sisa stok lama yang masih beredar. Menurut Angga, pedagang lainnya, harga daging beku yang ia jual naik menjadi Rp130 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp100 ribu.
“Ini stok lama, stok baru belum masuk. Karena langka, harganya juga melonjak,” jelasnya.
Kenaikan harga ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Penjualan daging beku yang biasanya mencapai dua karung per hari atau sekitar 40 kilogram, kini hanya terserap setengahnya.
“Sekarang paling laku 20 kilogram, itu pun susah. Penjualan turun drastis,” pungkas Angga.
Kelangkaan ini menimbulkan kekhawatiran pedagang akan kestabilan harga pangan, terutama menjelang momen besar keagamaan di mana permintaan daging biasanya meningkat.






