Tanjungpinang, mejaredaksi – Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Indonesia Tanjungpinang memasuki babak baru. Huzaifa Dadang Abdul Gani resmi dilantik sebagai Ketua Harian, Senin (29/9/2025) Petang.
Selain Ketua Harian, sejumlah pejabat struktural lain juga turut dilantik berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Penelitian dan Pengembangan Komputer Indonesia (YPPKI).
Usai mengemban amanah barunya, Dadang menegaskan bahwa tugas utama yang menanti adalah penyesuaian diri dan kerja keras total. Namun, fokus utamanya langsung tertuju pada tantangan eksternal dan internal.
“Yang jelas amanah ini akan sepenuhnya saya jalani. Namun, kami memerlukan dukungan penuh dari Yayasan, terutama dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Dadang.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa sosialisasi massal dan pengenalan STTI kepada masyarakat Kepri adalah kebutuhan mendesak. Menurutnya, visibilitas kampus di tengah persaingan sangat penting agar STTI dapat terus maju dan secara konsisten mencetak penerus bangsa.
“Saya akan bekerja keras agar STTI Tanjungpinang semakin maju. Ini demi terus meningkatkan kualitas SDM kita, sebuah langkah fundamental menuju visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan STT Indonesia Tanjungpinang, Syamsiah Frederick, memberikan penekanan yang tegas. Ia menyatakan bahwa pelantikan pejabat baru ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka.
“Ini adalah upaya nyata untuk memperkuat pengelolaan institusi yang lebih baik,” kata Syamsiah.
Ia lantas menantang para pejabat yang baru dilantik, termasuk Dadang, untuk segera menyusun strategi inovatif demi memajukan kampus teknologi di ibu kota Provinsi Kepri tersebut. Pesan utamanya jelas: perubahan harus segera terlihat.
“Untuk pejabat lama, terimakasih sudah mengabdi. Sementara pejabat baru, teruslah berinovasi dan tingkatkan strategi dalam membentuk budaya akademik yang sehat,” pungkasnya.






