Kominfo Siapkan Anak Muda Jadi Penggerak Transfomasi Digital

Ilsutrasi – Kominfo berkomitmen untuk melatih sembilan juta tenaga digital melalui program pengembangan SDA digital generasi muda. (Foto: Freepik)

Jakarta, MR – Dalam era saat ini, negara-negara di seluruh dunia tengah bersaing untuk menjadi pemimpin dalam revolusi digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, mengungkapkan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 yang menandakan masa depan yang makmur, inklusif, dan kompetitif melalui digitalisasi.

“Saya mengajak adik-adik mahasiswa untuk memainkan peran penting mereka dalam proses digitalisasi ini. Karena keyakinan Indonesia punya potensi untuk menjadi salah satu pemimpin dalam perubahan digital ini,” ungkapnya.

Menurut laporan dari The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), Korea Selatan saat ini telah menjadi panutan dunia dalam menerapkan transformasi digital secara efektif.

“Keberhasilan Korea Selatan tidak lepas dari tingginya adopsi teknologi digital serta upaya besar dalam pendidikan teknologi bagi generasi muda,” ujar Nezar Patria, seperti dilansir dari website Kominfo RI.

Maka dari itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk melatih sembilan juta tenaga digital melalui program pengembangan sumber daya manusia digital yang terdiri dari tiga tingkatan.

“Kami menyebutnya Piramida Prioritas. Di tingkat dasar, kami fokus pada peningkatan pemahaman masyarakat Indonesia tentang penggunaan internet yang produktif melalui program literasi digital,” jelas Wamenkominfo.

Kominfo Akan Kembangkan kecerdasan buatan atau AI

Dalam tingkat menengah, melalui Program Digital Talent Scholarship (DTS), Kementerian Kominfo akan mengembangkan kemampuan teknis dalam pemanfaatan teknologi canggih seperti big data, cloud computing, dan kecerdasan buatan (AI).

“Selain itu, kami juga menciptakan talent pool bernama diploy.id, yang memberikan kesempatan bagi peserta DTS untuk mendapatkan informasi tentang peluang pekerjaan di perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia,” tambahnya.

Di tingkat lanjutan, Kementerian Kominfo mengadakan program Digital Leadership Academy (DLA) yang ditujukan untuk para pengambil kebijakan dan pemimpin, baik dari sektor swasta maupun publik.

“Dengan inovasi, kreativitas, dan tekad, generasi muda kita memiliki kesempatan untuk membuka jalan menuju perkembangan teknologi yang akan mendukung kemajuan bangsa ini,” ungkap Wamenkominfo.

Sebagai negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika bertekad untuk memastikan bahwa generasi muda memiliki literasi dan keterampilan digital yang diperlukan untuk mengambil manfaat dari perubahan digital demi mencapai Indonesia Emas 2045.

“Semua warga negara, tanpa terkecuali, memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan negara ini, dan ini termasuk generasi muda yang diyakini akan menjadi tulang punggung Indonesia Emas 2045,” tegas Wamen Nezar Patria.

“Melalui digitalent.kominfo.go.id yang bisa diikuti secara gratis. Mari kita bersama-sama membangun Indonesia melalui teknologi digital untuk Indonesia Emas 2045,” ajaknya.

Editor: Rico

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *