Karimun, mejaredaksi – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dengan menyiapkan 47 kapal sebagai armada utama.
Selain itu, tiga kapal tambahan juga telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun, Supendi, menyebutkan bahwa jumlah pemudik tahun ini diperkirakan naik sekitar 10 persen dibandingkan 2024.
“Diprediksi kenaikan penumpang Lebaran ini sekitar 10 persen, atau menjadi 199.100 orang. Tahun lalu tercatat sebanyak 192.029 orang. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan 47 armada dan tiga armada cadangan,” ujar Supendi usai memimpin apel posko angkutan Lebaran di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Jumat (21/3/2025).
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28-29 Maret 2025, sementara arus balik diprediksi mencapai titik tertinggi pada 6-7 April 2025.
Untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik, KSOP juga telah membuka posko angkutan Lebaran yang akan beroperasi selama 22 hari, hingga 12 April 2025.
Posko ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi penumpang, termasuk jadwal kapal, jumlah penumpang, kondisi cuaca, serta aspek keselamatan lainnya.
“Di posko akan ada 12 petugas yang bertugas secara bergantian setiap harinya, dibantu oleh pihak kepolisian, karantina, kesehatan pelabuhan, dan instansi terkait lainnya,” tambah Supendi.
Penulis: Putra | Editor: Andri






