Menpora Erick Thohir Raih Penghargaan Internasional Order of Merit di Rapat Anggota NOC Indonesia

Jakarta, mejaredaksi – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir menerima penghargaan khusus Order of Merit dari Stephan Fox dalam Rapat Anggota NOC Indonesia yang digelar di Ballroom Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, Sabtu (09/5/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dalam memajukan dunia olahraga serta mempromosikan inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi dalam olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional.

President of the Alliance of Independent Members of Sport (AIMS) serta Executive Council Member SportAccord, Stephan Fox menyampaikan apresiasi atas kontribusi Erick Thohir dan Ketua Umum NOC Indonesia.

“Hari ini kami sangat senang dapat memberikan United Sports Special Award kepada IOC Member dan Menteri Olahraga Erick Thohir serta kepada Presiden NOC, Okto, atas upaya dan kontribusi luar biasa yang mereka berikan bagi dunia olahraga,” ujar Stephan Fox.

Ia menilai Erick dan jajaran NOC Indonesia telah memberikan dampak besar dalam mempromosikan olahraga untuk semua serta menghadirkan manfaat sosial melalui olahraga.

Dalam agenda tersebut, Komite Olimpiade Indonesia juga memberikan penghargaan The Game Changer Award kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional.

Untuk kategori atlet, Safira Dwi Meilanie dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Bela Diri. Sementara Janice Tjen meraih Atlet Terbaik Olahraga Permainan.

Kemudian Diananda Choirunisa menerima penghargaan kategori olahraga akurasi, sedangkan kategori olahraga terukur diraih Martina Ayu Pratiwi.

Di sektor kepelatihan, penghargaan Pelatih Terbaik diberikan kepada Muhammad Dhaarma Raj. Sementara Basral Graito Utomo dinobatkan sebagai pemenang The Rising Star.

Penghargaan tertinggi Best of the Best diberikan kepada Rizki Juniansyah atas prestasi dan rekor yang berhasil diraih serta kontribusinya bagi olahraga Indonesia.

Menpora Erick Thohir mengapresiasi NOC Indonesia yang memberikan penghargaan kepada insan olahraga nasional.

“Karena mereka adalah ujung tombak ketika bendera Merah Putih bisa dikibarkan di dunia. Namun prestasi tidak mungkin tercapai tanpa dukungan para pembina,” ujar Erick.

Sementara Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan penghargaan tersebut bukan hanya tentang capaian medali, tetapi juga dedikasi dan kontribusi dalam membangun ekosistem olahraga nasional.

“The Game Changer Award adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang telah memberikan dampak nyata bagi olahraga Indonesia. Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan,” kata Okto.