Tanjungpinang, mejaredaksi – Sejumlah bundaran di kawasan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kini menjadi sorotan publik akibat minimnya penerangan jalan umum (PJU). Kondisi gelap gulita tersebut dinilai sangat membahayakan pengendara, terutama pada malam hari.
Terbaru, dua nyawa melayang akibat kecelakaan tunggal di salah satu bundaran dekat sirkuit non permanen Dompak. Korban adalah pengendara motor berinisial AR (30) dan penumpangnya HI (36), yang menabrak beton bundaran dalam kondisi jalan minim cahaya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kepri, Rodyantari, mengakui tidak berfungsinya sejumlah PJU di Dompak. Ia menyatakan pihaknya akan segera memperbaiki serta menambah titik penerangan di kawasan tersebut.
“Kami akan perbaiki dan menambah PJU di titik-titik rawan, termasuk bundaran yang belum terpasang lampu atau belum berfungsi optimal,” ujarnya, Senin (7/7/2025).
Rody juga menjelaskan, struktur bundaran di Dompak memang memiliki elevasi berbeda dan didesain sesuai spesifikasi. Namun, ia tak menampik masih banyak bundaran yang belum dilengkapi kanstin atau tugu pembatas yang memadai.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Werry Wilson Marbun, mengatakan bahwa kecelakaan akibat menabrak bundaran di Dompak baru pertama kali terjadi, meski insiden lalu lintas di kawasan tersebut cukup sering.
“Baru kali ini ada yang menabrak bundaran langsung. Tapi kecelakaan di Dompak sendiri sudah cukup banyak,” katanya.






