Museum Dharma Matra Resmi Hadir di Tanjungpinang, Jadi Sarana Edukasi Sejarah dan Wawasan Kebangsaan

Tanjungpinang,mejaredaksi – Masyarakat dan pelajar di Kota Tanjungpinang kini memiliki destinasi edukatif baru untuk mempelajari sejarah pertahanan negara dan wawasan kebangsaan.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I menghadirkan Museum Dharma Matra sebagai pusat informasi sejarah militer yang terbuka bagi masyarakat umum.

Museum yang berada di lingkungan Markas Kogabwilhan I tersebut menyajikan berbagai dokumentasi perjalanan organisasi pertahanan, koleksi miniatur alat utama sistem persenjataan , hingga arsip dan rekam jejak para pejabat Kogabwilhan dari masa ke masa.

Panglima Kogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, mengatakan kehadiran Museum Dharma Matra bertujuan untuk menjaga dan mendokumentasikan sejarah perjalanan organisasi, sekaligus menjadi media edukasi bagi masyarakat.

“Kita membangun wahana media komunikasi dengan lingkungan sekitar, sekaligus menyimpan arsip dan sejarah yang kita miliki,” katanya, Rabu (03/6/2026).

Menurutnya, museum tersebut tidak hanya menampilkan sejarah internal Kogabwilhan, tetapi juga akan dikembangkan dengan menambahkan berbagai informasi yang berkaitan dengan sejarah Kota Tanjungpinang.

“Kita didukung Pak Wali Kota untuk melengkapi wahana ini sebagai bentuk edukasi dan bisa berinteraksi dengan anak-anak sekolah serta masyarakat umum,” ujarnya.

Selain menghadirkan museum, Kogabwilhan I juga menyediakan sejumlah fasilitas pendukung yang dapat dimanfaatkan masyarakat, seperti area olahraga, taman bermain anak, dan ruang rekreasi keluarga. Seluruh fasilitas tersebut dibuka untuk umum tanpa pembatasan waktu khusus.

“Siapa pun yang ingin datang dipersilakan. Mudah-mudahan tempat ini bisa menjadi sarana belajar dan menambah wawasan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyambut baik kehadiran Museum Dharma Matra.

Menurutnya, museum tersebut dapat menjadi media pembelajaran sejarah bagi generasi muda sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perjalanan bangsa.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan Kogabwilhan I untuk menambah koleksi yang berkaitan dengan sejarah daerah, sehingga keberadaan museum semakin lengkap dan menarik untuk dikunjungi.

“Insya Allah akan kami koordinasikan agar ada tambahan koleksi yang berkaitan dengan sejarah Tanjungpinang sehingga dapat melengkapi museum ini,” ujar wali kota Lis Darmansyah.