
TANJUNGPINANG- Siswa sma/smk/ma se Kepri melangsungkan ujian sekolah berstandar internasional (USBN) sejak Senin (19/3) dan akan berakhir Senin (26/3). Kabid Pembinaan Disdik Kepri, Atmadinata mengatakan nilai USBN menjadi penentu kelulusan sekolah dan tidak ditentukan nilai ujian nasional (UN) yang digelar April nanti. Meskipun demikian semua siswa wajib mengikuti UN yang akan digelar 2-5 April untuk SMK dan 9-12 April untuk SMA/MA.
“USBN ini yang diujiankan semua mata pelajaran. Soalnya ditentukan guru masing masing yang tergabung dari musyawarah guru mata pelajaran ,” kata Atmadinata, Kamis (22/3).
Soal USBN yang disajikan terdiri dari 40 soal pilihan berganda dan lima esai. Kriteria soal ini berbeda dengan UN yang tidak memiliki esai. Materi soal KSBN tetap mengacu pada kisi kisi yg dibuat pusat penilaian pendidikan kementerian pendidikan dan kebudayaan. Berdasarkan kisi kisi tersebut guru menyusun soal KSBN.
Penilaian kelulusan siswa masih diserahkan kepada masing masing sekolah. Meskipun demikian sekolah tetap berpatokan kepada standar kelulusan yang ditentukan pusat. Atmadinata mengatakan standar kelulusan yang dimaksud siswa sudah selesaikan program pembelajaran, memiliki sikap/perilaku baik, mengikuti ujian nasional dan lulus USBN.
Atmadinata menjelaskan untuk standar kelulusan USBN ditentukan sekolah masing. Bagaimanapun sebut Atmadinata standar kelulusan tidak akan sama antara sekolah favorit dengan tidak. “Kami harapkan semua siswa SMA/SMK/MA se Kepri lulus dengan nilai terbaik,” kata Atmadinata. (Unt)






