Pemprov Kepri Diminta Temukan Solusi Atasi Banjir Rob Tahunan di Pesisir Tanjungpinang

pasang air laut
Situasi pasang air laut hingga terjadi banjir rob di Jalan Sutan Syahrir Kampung Yudowinangun, Kota Tanjungpinang. (Foto: dokumen/MR)

Tanjungpinang, MR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Rucy Chua meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dapat memberikan solusi mengatasi banjir rob di wilayah pesisir.

“Saya terus melakukan koordinasi dengan BMKG, tentang potensi banjir rob di wilayah pesisir di Kota Tanjungpinang,” ungkap anggota DPRD Kepri Dapil Tanjungpinang.

Dari data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi tingginya pasang air laut hingga 25 Februari 2023.

Menurut Rudy, ketinggian pasang air laut di kawasan pesisir Kota Tanjungpinang, kini semakin meningkat yang berakibat banjir rob ke jalan-jalan hingga masuk ke pemukiman masyarakat.

Seperti banjir rob melanda kawasan pesisir seperti, Pelantar I dan II, Tanjung Unggat, Teluk Keriting, Sei Jang, Kamung Bugis dan sebagainya sepanjang Januari – Februari 2023.

Selain itu, dampak yang ditimbulkan akses jalan turut terendam banjir. Kemudian faktor lainnya yang perlu dipertimbangkan juga apabila terjadi hujan, mengakibatkan rumah warga terendam.

“Fenomena banjir rob ini memang langganan tiap tahunnya di pesisir Tanjungpinang. Tapi jangan dianggap remeh. Karena dikhawatirkan menjadi masalah yang serius kedepannya,” jelasnya.

Dengan ini politisi Partai Hanura ini, mengharapkan kedepannya menjadi perhatian Pemprov Kepri dalam penataan dan merencanakan kerja khusus terkait banjir rob tersebut.

Dirinya mendorong Pemprov Kepri berkonsultasi dengan pihak terkait tentang bagaimana upaya pencegahan banjir rob khususnya di Kota Tanjungpinang.

“Ini akan menjadi kebijakan yang menguras anggaran, tetapi harus dikerjakan. Dan tidak mungkin di biarkan dengan kondisi global warming yang pasang air lautnya semakin tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, BMKG Tanjungpinang meminta warga Tanjungpinang mewaspadai potensi banjir rob. Diperingatkan puncak pasang rob di Tanjungpinang terjadi Rabu, 22 Februari 2023, dengan ketinggian mencapai 2,8 meter.

“Pasang maksimum diprakirakan terjadi pada kisaran pukul 18.00 hingga 20.00 WIB,” ujar Prakirawan Cuaca BMKG Tanjungpinang, Rizqi Nur Fitriani.

Penulis/Editor : Rico Barino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *