
TANJUNGPINANG, MR – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Kepri menargetkan cabang olahraga panahan ikut dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri tahun 2022 mendatang.
Pengurus Perpani Provinsi Kepri bersama pengurus kota dan kabupaten berkomitmen akan membina dan mendukung cabang olahraga ini untuk menjadi salah satu cabang olahraga yang prestasinya hingga ke tingkat nasional.
“Insya Allah, untuk panahan kedepan, kami jamin akan masuk ke Porprov tahun 2022 yang akan datang,” kata Ketua Umum Perpani Provinsi Kepri, Abdul Razak di lapangan Sunrise City Hotel Tanjungpinang, Minggu (1/12) siang.
Razak juga memastikan, bahwa Perpani Provinsi Kepri saat ini tengah mematangkan kesiapan untuk masuk ke Porprov Kepri tahun 2022. Bahkan, salah satu upaya pembinaannya yakni seperti adanya Kejuaraan Panahan Wali Kota Tanjungpinang Cup tahun ini dan sejumlah turnamen panahan yang digelar di Batam.
“Alhamdulillah, tadinya olahraga panahan ini terfokus di Batam, tapi yang menjadi juara di kejuaraan panahan Wali Kota Cup ini dari Open (Kategori) itu ada dari Karimun, dan Tanjungpinang sendiri, artinya sekarang olahraga panahan sudah merata,” sebutnnya.
Dalam waktu dekat, kata Razak, pihaknya akan membentuk pengurus Perpani Kabupaten Natuna dan disusul dengan pembentukan Perpani kabupaten lainnya di Kepri.
“Olahraga panahan ini sudah memasyarakat, tidak ada batas umurnya, anak-anak, dewasa juga bisa bermain, seperti kelas Horsebow, anak-anak juga ada main,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Perpani Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan, bahwa antusiasme masyarakat Kepri khususnya Kota Tanjungpinang untuk ikutserta dalam kejuaraan panahan Wali Kota Tanjungpinang Cup tahun ini sangat tinggi. Hal ini membuat pihaknya optimis bahwa olahraga panahan ini mampu menjadi salah satu cabang olahraga yang prestasinya bisa hingga nasional.
“Kegiatan (Kejuaraan Panahan) selama 2 hari ini berjalan dengan lancar, kita bisa melihat antusiasme dari para pendaftar hingga bisa bertanding ini luar biasa banyak, ini menjadi tanda kuat bahwa kedepan insya Allah di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya, Tanjungpinang bisa menjadi salah satu andalan utama cabang olahraga yang meraih prestasi ke tingkat nasional,” ujarnya.
Ade berharap, kedepan iven-iven serupa bisa berjalan secara periodik dan reguler. Hal ini guna membina para atlet yang ada di Kota Tanjungpinang. “Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Perpani Provinsi Kepri dan panitia atas dukungannya, sehingga kejuaraan panahan Wali Kota Tanjungpinang Cup tahun ini bisa berjalan sukses,” ucapnya.
Ketua Panitia Kejuaraan Panahan, Zulhidayat menambahkan, bahwa atlet yang berpartisipasi dalam Wali Kota Tanjungpinang Cup tahun ini berjumlah 200 peserta dari berbagai kategori dan kelas. Sebagian besar peserta berasal dari Kota Tanjungpinang, sehingga salah satu visi Perpani untuk memasyarakatkan olahraga panahan ini bisa tercapai.
“Peserta dari luar Tanjungpinang itu ada sekitar 120-130 orang, itu ada dari Karimun, Batam dan juga ada dari Pekanbaru, dan harapan kami olahraga panahan ini semakin diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dispora Kota Tanjungpinang, Djasman. Menurutnya, peminat olahraga panahan ini sangat luar biasa. Padahal, cabang olahraga ini baru pertama kali masuk di kegiatan Wali Kota Tanjungpinang Cup. Sehingga, panitia harus membatasi jumlah peserta yang akan bertanding pads kejuaraan panahan ini.
“Saya rasa, untuk tahun depan, panahan ini harus masuk lagi di Wali Kota Cup, dan dari kegiatan ini juga sudah kelihatan bibit-bibit untuk Porprov nanti, sehingga kami terus mendorong Perpani Kota, dan Perpani Provinsi bekerjasama dengan Pemko Tanjungpinang untuk terus mengembangkan olahraga panahan ini,” pungkasnya.(red)






