Resep Memanfaatkan Flourish untuk Visualisasi Penangkapan Ikan di Kepri 2015-2019

Dalam Editor Table Pivot hanya menambahkan pada Baris yakni Tahun dan Volume Produksi. Tahapan tersebut dilakukan dengan cara setelah mengklik pivot table, kemudian pilihan baris ditambahkan tahun dan volume produksi :

Gambar 13 : Proses analisis data di pivot table

Setelah itu, nilai Volume Produksi dijumlahkan berdasarkan tahun, dengan menggunakan rumus (=SUM). Dengan tahapan, meletakkan kursor di E4, sebelumnya menambahkan kolom Tahun di D3 dan kolom Total Produksi di E3 kemudian mengetikkan rumus =SUM(B2:B18). Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui volume produksi 2015. Untuk mengetahui volume produksi 2016, dengan meletakkan kursor di E6 dan mengetikkan rumus =SUM(B19:B35).

Selanjutnya, volume produksi 2017, dengan meletakkan kursor di E8 dan mengetikkan rumus =SUM(B36:B50). Kemudian volume produksi 2018, dengan meletakkan kursor di E10 dan mengetikkan rumus =SUM(B51:B63), terakhir volume produksi 2019, dengan meletakkan kursor di E12 dan mengetikkan rumus =SUM(B63:B76). Berikut tangkapan layarnya :

Gambar 14 : Proses analisis data di pivot table

Setelah data total volume produksi pertahun diperoleh, kemudian data tersebut di copy. Adapun tahapannya, yakni dengan memblok data volume produksi pertahun mulai dari D3 – E12, kemudian mengetikkan ctrl+C. Berikut tangkapan layarnya :

Gambar 15 : Proses analisis data di pivot table

Kemudian, data yang telah dicopy itu dipastekan ke sheet Potensi SDI Kepri, dengan sebelumnya menambah Kolom Tahun di D3, Total Produksi di E3, dan Persentase di F3. Kemudian meletakkan kursor di D4 dan mengetik ctrl+V. Berikut tangkapan layarnya :

Gambar 16 : Proses analisis data di pivot table

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *