
Batam, MR – Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini merawat sebanyak 358 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Tercatat Senin (06/09/2021), berjumlah 358 dengan rincian 346 pasien Pekerja Migra Indonesia (PMI) dan 12 pasien dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), diantaranya 223 pasien laki-laki dan 135 pasien perempuan dengan okupansi di RSKI 77,82%.
Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di wilayah Kepri, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu menyampaikan sebagai penanggungjawab seluruh Operasional RSKI Pulau Galang, dirinya juga bertanggung jawab atas PMI, Warga Negara Indonesia (WNI), dan Warga Negara Asing (WNA) yang datang atau masuk ke Indonesia.
“Sehingga dalam upaya pencegahan dari luar Indonesia dilakukan satu pintu, melalui pentahapan yang di laksanakan di Pelabuhan Internasional Batam Center dan Pelabuhan Harbour Bay Batam,” ungkap Brigjen TNI Ramoz yang juga Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama.
Bagi mereka, jelas Brigjen TNI Ramoz, yang datang ke Indoensia harus melaksanakan administrasi terlebih dahulu, kemudian melakukan test PCR pertama dan dilanjutkan dengan melaksanakan isolasi mandiri selama 8 hari. Setelah hari ke 7, PMI, WNA maupun WNI kembali melaksanakan tes PCR yang kedua.
“Apabila dalam hasil PCR pertama dan kedua di nyatakan negatif mereka boleh langsung kembali ke kampung halaman dan beraktifitas diluar,” ujarnya.
Selain di RSKI Pulau Galang, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Batam untuk menyiapkan karantina bagi PMI yang melaksanakan isolasi mandiri seperti di Rusun BP Batam dengan jumlah PMI yang melaksanakan Isolasi mandiri 221 orang, Rusun Pemko 63 orang, Rusun Putra Jaya 131 orang, dan Shelter P4TKI 31 orang.
“Jadi bagi PMI yang datang, juga dapat melaksanakan isolasi mandiri sendiri dengan tempat atau Hotel yang telah di tentukan oleh pemerintah,” jelasnya.
Berdasarkan cacatannya, sejak April 2021 sampai September 2021 ini terhitung PMI/WNI yang datang ke Indonesia mencapai 15.527 orang dengan persantese 12% terdiri dari 1.877 orang dari Singapura, dan 87.90% terdiri dari 13.650 orang dari malaysia, dan WNA datang ke Indonesia dari Singapura 393 serta dari Malaysia 109.
Dari hasil tersebut PMI/WNI tersebut yang terpapar positif Covid-19 sebanyak 108 orang melalui PCR pertama dan 1.261 orang PCR kedua dengan total 1.441 orang terpapar positif Covid-19, dan WNA yang terpapar melalui PCR pertama sebanyak 3 orang dan 3 orang melalui PCR Kedua.
“Semua upaya telah di lakukan dengan bantuan semua Instansi terkait yang terlibat dalam Satuan Tugas Khusus di Provinsi Kepri,” pungkasnya.
Sementara itu, Pjs Kapenrem Mayor Inf Reza juga mengatakan penanganan kasus Covid-19 khususnya di Kepri baik dalam penanganan pemulangan PMI, dan pengawasan kedatangan WNI, WNA yang datang terus dilakukan sesuai perintah Pangdam I selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) sejak RSKI Galang di Batam mulai dioperasikan.
“Kita laksanakan penanganan ini demi kenyamanan dan keamanan semua dengan harapan terhindar dari covid-19. Setiap perkembangan di RSKI selalu kami pantau. Tentunya kita harus serius dalam penanganannya agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan di kemudian hari,” tutupnya. Bar









