Tanjungpinang,mejaredaksi – Wacana pemberian seragam gratis bagi siswa SMA dan SMK di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belum bisa dipastikan terealisasi.
Program tersebut masih menunggu kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, rencana seragam gratis saat ini masih dalam tahap pembahasan anggaran APBD 2027.
“Mudah-mudahan anggarannya ada karena kita kan sedang sesuaikan anggarannya dengan kapasitas fiskal. Kita akan realisasikan dan aplikasikan kepada anak-anak,” ucapnya, Selasa (6/10/2026).
Nyanyang menyebut, Pemprov Kepri sebelumnya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar pada 2025 untuk kebutuhan pendidikan sekitar 39 ribu siswa SMA dan SMK.
Menurutnya, alokasi pendidikan di APBD Kepri telah berada di atas 20 persen.
“Anggaran itu lebih 21 persen. Kan anggarannya kebanyakan itu lebih di gaji PPPK dan kegiatan-kegiatan lainnya,” sebutnya.
Di tengah pembahasan seragam gratis, Nyanyang juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah SMK di Kepri yang belum memiliki ruang kelas.
Ia mengatakan, pembangunan ruang kelas baru menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk segera dituntaskan.
“Sekarang sedang kita prioritaskan untuk sesegera mungkin membangun ruang kelas yang baru,” pungkasnya.










