Tanjungpinang,mejaredaksi – Setelah Indomaret masuk ke Tanjungpinang, kini rencana ekspansi ritel modern berlanjut dengan target pembangunan 10 gerai Alfamart hingga 2027.
Pemerintah Kota Tanjungpinang menargetkan kehadiran gerai tersebut mampu membuka 100 lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan pembukaan gerai Alfamart direncanakan mulai berjalan pada 2026.
Pemko mendorong agar ekspansi tersebut tidak hanya menambah pilihan belanja masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat melalui penyerapan tenaga kerja daerah.
Menurutnya, persoalan lapangan pekerjaan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani pemerintah.
Karena itu, proses perekrutan akan dikawal Dinas Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang agar warga setempat mendapat kesempatan bekerja.
“Insyaallah tahun ini juga akan buka Alfamart, ada 10 titik dan kita jaga aturan dan regulasinya sama untuk prioritaskan anak-anak daerah untuk bekerja,” katanya, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, proses seleksi nantinya memperhatikan persyaratan administrasi dan domisili pelamar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesempatan kerja dapat diprioritaskan bagi masyarakat Tanjungpinang.
Pemko akan mengawasi penentuan lokasi pembangunan gerai agar persebarannya lebih merata.
Pemerintah tidak ingin keberadaan ritel modern mengabaikan warung kelontong milik masyarakat maupun gerai ritel lain yang telah beroperasi.
Penataan lokasi dinilai penting agar pertumbuhan usaha ritel tetap berjalan dengan mempertimbangkan keberlangsungan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pembangunan.
Rencana pembangunan 10 gerai Alfamart tersebut ditargetkan rampung pada 2027.
Pemko akan mengawal pelaksanaannya, terutama terkait kepatuhan terhadap aturan lokasi dan komitmen penyerapan tenaga kerja lokal.
“Yang kita harapkan, keberadaan gerai baru ini juga memberikan kesempatan kepada anak-anak daerah untuk bekerja,” pungkasnya.












