Stok Beras SPHP di Tanjungpinang Menipis, Penyaluran Berakhir 27 Maret

Tanjungpinang, mejaredaksi – Stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Gudang Bulog Tanjungpinang kini tersisa 1.100 ton. Meskipun jumlah tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga menjelang Idul Fitri 2025, penyalurannya akan dihentikan sementara mulai 27 Maret mendatang.

Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengingatkan masyarakat agar segera membeli beras SPHP sebelum batas waktu tersebut.

“Masih ada kesempatan bagi masyarakat yang ingin membeli, karena kami belum bisa memastikan kapan distribusi SPHP akan kembali dibuka,” ujarnya, Jumat (21/3/2025).

Arief juga menegaskan bahwa beras SPHP yang disalurkan Bulog bukan beras oplosan, melainkan beras kualitas medium dengan standar mutu yang terjamin.

“Beras SPHP yang tersedia di Tanjungpinang saat ini berasal dari pengadaan luar negeri, yakni Vietnam dan Thailand,” tambahnya.

Terkait isu beras oplosan yang sempat beredar, Arief memastikan bahwa beras SPHP berbeda dengan beras di pasaran yang berasal dari distributor umum.

“Beras SPHP memiliki standar kualitas yang telah dianalisis baik secara kualitatif maupun kuantitatif, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.

Penulis: Ismail     |      Editor: Panca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *